Popular Posts

Monday, April 09, 2007

Sendiri

Adikku memutuskan untuk kembali ke kampung menemani ayahku yang sendiri, sejak kepergian Simbok. 
Dan kini aku menempati rumah kontrakanku yang cukup luas (menurutku) sendirian. Rumah itu terdiri dari dua kamar yang cukup besar.
ruang tamu, ruang tengah, dapur, dan kamar mandi. Jika malam, semua lampu kunyalakan semua, dan TV pun kunyalakan sampai pagi.
Rasanya menempati rumah itu sendirian terlalu besar untukku. Padahal baru 5 bulan aku menempati rumah itu.
Rencanaku 5 bulan yang lalu, ketika aku memutuskan untuk mengontrak rumah ini adalah, aku tinggal berdua dengan adikku.
Dan dia mempunyai rencana untuk membuka praktek akupuntur di rumah tsb. Satu persatu peralatan dia beli. tinggal beli tempat tidur untuk kamar periksa.
Tapi belum ada uang. 
Sekarang rencana itu tinggal kenangan. Adikku kembali ke kampung menemani ayahku.
Ternyata hidup sendiri itu .... ada perasaan-perasaan yang muncul...
Aku membayangkan ayahku... sekarang sendiri,
anaknya cuma 2 orang
aku anak terbesar yang harus berjuang, bekerja untuk hidup dan kuliah
adikku anak terkecil yang saat ini menemani ayahku...
aku tak bisa bayangkan...
kehidupan di desa...
kalau tidak punya pekerjaan... sangat susah
Ya Allah lindungilah ayah dan adikku di kampung
mudahkan urusannya, lancarkan rizkinya
sejahterakanlah hidupnya ya Allah.
Amien ya Robbal 'alamin. 

No comments:

Powered By Blogger