Popular Posts

Friday, June 06, 2008

Tak semuanya sesuai agenda........



Baru beberapa jam lalu aku mengagendakan kegiatan yang rasanya sudah ok banget.
Tapi ternyata beberapa menit kemudian, batal.
Tidak ada sesuatu yang pasti, yang bisa kita ketahui. Bahkan satu menit yang akan datang. Apa yang kita rencanakan belum tentu terjadi.
Semua ternyata harus kita kembalikan kepada Sang Maha Perencana, Sang Maha Pengatur, Allah SWT.
Makanya ketika kita akan melakukan sesuatu kita diingatkan untuk selalu mengatakan "Insya Allah" Jika Allah mengizinkan.
Kembalikan semuanya kepada Allah.....
Ikhlas menjalani kehidupan, laksana air..........
yang mengalir..........mengikuti kelok bebatuan...........menuruni lembah........ bukit..........merunduk.......... mengalir sesuai sunatullah.............
tak kan pernah kau lihat air itu mengalir ke tempat yang tinggi........
air selalu mengalir ke tempat yang rendah..........
tak pernah dia memboikot titahNya.........
mengalir...........mengalir..........mengalir...........
seperti kehidupan alam semesta yang berjalan sesuai garis orbitnya.......
dan tak sekalipun membelok dari orbitnya...........

My Agenda

Saturday-Monday, May 24 - 26, 2008 : Lokakarya Kurikulum Farmasi di Cipanas
Tuesday - Thursday, 27 - 29 May, 2008 : Training ESQ Leadership, Graha 165, TB SImatupang
Monday, June 2, 2008 : Pk. 13.00 Rekaman RRI untuk acara SIPITUNG
Tuesday,June 3,2008 : Rapat ke PDM Jakarta Selatan (Semua Ketua Ortom)
Wednesday, June 4, 2008 : Rapat PP NA di Menteng Raya 62
Friday, June 5, 2008 : Rapat Koordinasi dengan MKKM PDM (Bang Fadli)
Saturday - Sunday, June 6-7, 2008 : Rapat Koordinasi Panitia Muktamar Nasyiah

Agendaku sampai hari Minggu depan, padat sekali. Mau janji ketemuan ama someone juga belum teragendakan nich.........
Mau nyelesain Thesis..... apalagi.......
PR ku banyak banget..........
Sebelum Muktamar nanti, harus ngadain kaderisasi dulu. Kerja berat selaku Ketua PD NA Jakarta Selatan.........
Membina cabang-cabang............
Ngadain kegiatan bareng Ortom angkatan muda Muhammadiyah..............
ya... rasanya waktu 24 jam kok kurang ya?
Badan agak meriang juga nich...... flu.........
ya........ Bismillah, aku melangkah....... semoga Allah meringankan bebanku dan menyehatkan badanku......... Amien.

Tuesday, June 03, 2008

Kriiing................dari konsultan independent MDI

Pukul 08: 30 aku berangkat ke Kantor. Seperti biasa jalan kaki. kurang lebih 10 menit. Lumayan.... sambil olahraga. Tiba di kantor baru beberapa teman yang datang. Duduk sebentar.
Pukul 08:59 kring,..... HP ku berbunyi...
Hallo.... saya Nurul. Dengan Mbak Isti ...? terdengar suara disana.
Kulihat nomornya dari daerah Ciputat/IAIN. Dia memperkenalkan diri sebagai konsultan MDI, mau wawancara denganku, sebagai salah seorang peserta pelatihan Media Diversity waktu itu di Univ. Paramadina.
Dengan Nara sumber Melisa dari Inggris.
Mbak nurul menanyakan kesan-kesan ketika pelatihan, apakah bermanfaat, dll.
Dan kalau misalnya diundang untuk ke Inggris bagaimana?
ke negara yang minoritas muslim?
ke negara yang mayoritas muslim ? misal ke timur tengah?
apa yang ingin diketahui? dsb.
Wah..... menarik sekali..... setuju banget kalau bisa ke Inggris atau Timteng.
Pertanyaan yang lain... bagaimana kalau Nasyiatu Aisyiyah memiliki konsultan Media? saya bilang.... kalau konsultan pasti berkaitan dengan uang.... Nasyiah belum sampai ke situ... karena kalau punya konsultan harus bayar mahal.....saya kira cukup ikut pelatihan pelatihan aja dech....... biar kita aja nanti yang jadi konsultan. he... he... he....
Terus pertanyaan terakhir?
Apakah makin PD ketika berhubungan dengan wartawan? saya jawab aja.... saya udah biasa berkomunikasi dengan wartawan ketika saya jadi staf sekretaris rektor dulu.....baik wartawan media cetak maupun elektronik. jadi masalah komunikasi saya kira nggak masalah.....tapi sekarang lebih tahu tentang teorinya. Kalau dulu mungkin komunikasi alamiah..... nah sekarang berbasic teori.. kali ya........
Bagi wartawan Bad news is Good news......setuju?
Ah.... bagi Nasyiah..... Bad news is bad news............ Good news is good news.......... new is news............ gitu kali ?
Mau melanjutkan tugas dulu ya...
Nyiapin SK ...........
Nyiapin Maklumat UAS.........
Nyiapain Pres releas acara kemarin............. kemudian di kasihkan ke wartawan.........
Oh ya, acara ku sore kemarin, Rapat Koordinasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah, sebagai Ketua PD NA Jakarta Selatan............ akuu punya PR banyak banget..............antara lain nyiapain kaderisasi *DANA II) sebelum Muktamar 18 - 22 Nop 2008............... Terus pembinaan cabang NA Kebayoran Lama,,,,,...... (PCMnya ngedukung banget).................. Kegiatan bareng IRM dan IMM .........dalam waktu dekat.......................
and,.........................persiapan Muktamar (Koor Sie Publikasi dan Dokumentasi)................ wah........ banyak juga ya......... Semoga Allah memberi kekuatan dan membimbing langkahku. Semoga ini merupakan jihad di jalanNya. dan satu lagi.........................rencana pertemuan dengan calon pendamping.... he.... he.... he...... (Ya Waajidu......... Ya Waajidu............ Semoga Allah yang Maha Mempertemukan............. mempertemukan aku dengan dia.............Amien....)

Friday, May 30, 2008

Pernikahan adalah Sekolah Cinta


Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, "Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya", Tuhan menjawab.

Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan,seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuhperhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini saya impikan.

Sejalan dengan berlalunya waktu,saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, "HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."

Saya bertanya, "Mengapa Tuhan?" dan Ia! menjawab, "Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar."

Aku bertanya lagi, "Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dariMu?"

Jawab Tuhan, "Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagiKu untukmemberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak..."

Kemudian Ia berkata kepada saya, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu".

Ini untuk : yang baru saja menikah, yang sudah menikah, yang akan menikah dan yang sedang mencari, khususnya yang sedang mencari.

JIKA...

Jika kamu memancing ikan.....
Setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil Ikan itu.....
Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja....
Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang... .
Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya.....
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja......
Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat... ..

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh......cukuplah sekadar keperluanmu. ......
Apabila sekali ia retak tentu sukar untuk kamu menambalnya semula......
Akhirnya ia dibuang..... .
Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi.....

Begitu juga jika kamumemiliki seseorang, terimalah seadanya.... .
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya Begitu istimewa.... .
Anggaplah ia manusia biasa.
Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. Akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.
Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus Hingga ke akhirnya.... .

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi yang pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain....
Terlalu ingin mengejar kelezatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya. kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, coba bandingkannya dengan yang lain. Terlalu mengejar kesempurnaan. Kelak, kamu akan kehilangannya; apabila dia menjadi milik orang Lain kamu juga akan menyesal. (Sumber : sobat-Azzam)

Harus banyak minum air putih

Benar-benar flu dech..... semalam tidur nggak nyenyak karena hidung tersumbat dan flu.
Semoga Allah mengangkat penyakitku dan mengampuni segala dosaku
Rencana hari ini mau pergi arisan teman-teman karyawan di rumah Pak dar. Tapi karena kondisi badanku tidak fit, ya.... saya ijin aja sama koordinator arisan, mbak Iis. E... rupanya dia juga sedang flu and batuk juga.
Semoga Allah mengangkat penyakitnya.
Biar nggak flu lama-lama, aku upayakan minum air hangat dan air putih banyak-banyak. Semoga hari Senin besok udah fit, dan aku bisa ngMC dengan baik. Amien.
Rencana hari Minggu besok, mau istirahat di rumah saja. Agar kondisi badan pulih.
Sekarang saya mau melanjutkan pekerjaan yang kemarin, yang belum terselesaikan, mengoreksi transkrip dan ijazah mahasiswa Farmasi. Semoga hari ini bisa kuselesaikan dengan baik. "Bismillahirrahmanirrahim".

Agak flu dikit nih....

Mungkin kecapekan setelah acara di Cipanas 3 hari kemudian dilanjutkan acara training ESQ tiga hari.... badanku jadi agak panas. dan tenggorokan gatal serta bersin-bersin . wah... kayaknya mau flu ni.....
Ya Allah semoga Kau berikan kesembuhan dan kesehatan kepadaku
Agar aku dapat beribadah dengan tenang
dapat beraktivitas dengan nyaman
dapat menunaikan tugas yang sudah mulai menumpuk,
karena kutinggalkan selama beberapa hari...
di meja menumpuk berkas-berkas transkrip nilai dan ijazah anak-anak farmasi
yang ujian bulan April kemarin.....
tadi baru sempat aku periksa sedikit....
Sama Pak Pudek I, dapet tugas lagi.... memperbaiki MoA dengan PPs UNAND yang penandatanganannya besok Senin.
Senin besok kebagian tugas juga jadi MC acara penandatanganan MoA.
Ya Allah semoga kau berikan aku kesehatan, kau hilangkan serak di leherku dan kau angkat penyakit flu yang ada di badanku. Amien.
Jadwal rekaman di RRI untuk acara Siaran Pemuda Pilar Tunas Bangsa (SIPITUNG) juga sudah menanti. Biasanya aku rekaman di awal bulan. Mungkin besok Mbak Iren kontak saya.Semoga suaraku sudah tidak serak lagi,.... semoga aku bisa menjalankan tugasku dengan baik.

Namanya Minarni

Dia seorang gadis, berjilbab, ramah, berjaket kuning. Dia mahasiswi UI pemeroleh beasiswa, seorang aktivis,.... yang aku kenal ketika di pelatihan ESQ, karena kita memang sama-sama se jurusan (dia ke arah kampung melayu, karena tinggal di Wisma Rini, Asrama UI yang di Kampung Melayu) sedangkan aku pulang ke Arah kampung Melayu, dan nanti nyambung lagi Metro 506. jadi kita pulang sama-sama naik Metromini. Sepanjang perjalanan bercerita pengalaman. Semoga Allah memudahkan urusannya. Amien.

Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!

Thursday, May 29, 2008

Matahari



Demi matahari dan cahayanya di pagi hari
Dan bulan apabila mengiringinya
dan siang apabila menampakkannya
dan malam apabila menutupinya
dan langit serta pembinaannya
dan bumi serta penghamparannya
dan jiwa serta penyempurnaanya
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya
sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu
dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya

(QS.As Syams: (91) : 1-10)

Pelatihan ESQ

Bismillahirrahmanirrahim
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

27 Mei 2008 ini adalah hari pertama aku mengikuti pelatihan ESQ yung diadakan oleh kantor Menpora, yang diikuti oleh BEM dan OKP se Jawa. Bersama Bapak Ari Ginanjar dan Master Training Bapak Legisan.
Di training ini Alhamdulillah aku merasa bersyukur...... bisa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga.... yang tak bisa tergantikan dengan uang..... meski aku harus ijin dari kantor... dan berarti transport 3 hari terpotong......(he....he...he... bukannya itungan lho.....)

Nggak ada yang bisa saya katakan..... kecuali Subhanallah walhamudlillah wala ila ha illallah. (Maha Suci Engkau ya Allah, Segala puji bagi Engkau, dan Tiada Tuhan selain Allah)

LA ILAHA ILLALLAH........ ini lah Syahadahku ya Allah
Asyhadu anla illa ha illallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah.

Di training ESQ ini aku diingatkan kembali tujuan hidupku..... bukan uang.... bukan harta....bukan jabatan... bukan dunia..... yang kita cari.....
hanya satu kata LA ILAHA ILALLAH.

Ya Allah semoga kau teguhkan hati kami dengan kalimat Tauhid itu ya Allah
Semoga kau jadikan aku manusia yang baru terlahir kembali
Semoga tujuan akhir hidupku untuk dapat menatap wajahmu ya Allah......
Ya Allah.... aku menyadari betapa kecil diri ini.......
betapa hina kami ini..... ya Allah
ya Allah sesungguhnya kami ini milikMu dan akan kembali kepadaMu.

Cerita dari Cipanas


24 s.d. 26 Mei kemarin, aku ikut kegiatan lokakarya kurikulum yang diadakan di sebuah villa di Cipanas. Lokasinya terletak di bawah jembatan Cikundul. Vila ini nampaknya dulu pernah mengalami masa kejayaan, tapi kini mulai ditinggalkan. Nampak dari bangunan dan interiornya. Aku tidak pernah tahu, bahwa dekat lokasi ini, bebrapa bulan yang lalu, sebuah bus jatuh ke jurang dan menewaskan banyak orang.
Karena dari awal memang tidak tahu.... ya biasa-biasa aja.
Baru ketika hari kedua, ada yang cerita bahwa di lokasi inilah para korban ditaruh, dan waktu itu raungan ambulan mondar-mandir di villa ini.
Disamping vila di dekat kali, ada kolam besar dan beberapa petak kolam kecil-kecil yang ditutup oleh kawat dan besi. Tempat dimana ikan-ikan ditebar dan dipiara. Dan di kolam yang besar baru aja ditebar ikan sebanyak 20 kg. Teman-teman pada asyik memancing, dengan penuh keriangan.
Hari ketiga, pagi-pagi sekali kami sudah bersiap untuk pulang. Ya... pukul 06.45 kami sudah rapi sudah sarapan, dan siap untuk berangkat pulang ke Jakarta.
O... ya,... aku kemarin sudah pesan kepada petugas villa, untuk dicarikan bunga lilly / amarilys atau apa dech namanya. aku menyebutnya bunga lily aja. bunyanya warna merah, bagus banget dech. Subhanallah.
Kemudian aku tanyakan kepada petugas, apakah bunga yang kupesan kemarin udah disiapkan? ternyata belum. lalu petugas itu segra berlari ke arah pelataran parkir bawah... dan naik dengan membawa 5 batang bunga lily. kemudian dimasukkan di kantung plastik. Diserahkan kepadaku. Kuberikan sedikit tips sebagai tanda terima kasih. langsung bunga kutaruh di mobil ambulans yang kami bawa dari kampus.

Sesampai di Jakarta, aku tidak pulang dulu, tapi langsung menuju kampus. Setalah barang-barang diturunkan semuanya. Aku kembali bekerja seperti biasa.
Menjelang maghrib, aku udah sampai di rumah. Barang-barang bawaan kubongkar, dan tentu saja bunga Lyli segera kukeluarkan dari kantong plastik.
Masyya Allah, ketika aku ambil bunga itu, aku lihat di tangkai daunnya ada darah yang sudah kering.... kuperhatikan sekali lagi,..... ternyata memang darah yang udah kering.
Tapi sempat aku taruh di dalam pot besar,..... namun akhirnya kumasukkan lagi ke kantong plastik.
Terbanyang kejadian kecelakaan bus yang Cipanas........
Akhirnya kubuang bunga itu.......
Malam hari..... Subhanallah...... saya tidak bisa tidur.
Semua lampu di rumah aku nyalakan.....
TV aku nyalakan sampai... pagi.....
Dalam hati aku berbisik,...... siapa yang akan menemaniku?
Aku sendiri......... dalam hati terbetik...... ya Allah berikan aku teman.....
Jika aku tidak sendiri.... tentulah ada kawan bicara..... di kala kita takut.... tentu ada teman yang mendekap kita......
Sempat terlelap sebentar.....
tapi mimpi yang nggak karuan..... menakutkan......
Sampai pagi hari...... aku harus pagi-pagi berangkat ikut pelatihan Excecutive Leadership ESQ di Menara 165....
Masya Allah..... mataku merah karena kurang tidur.......
Jam 05.30 aku sudah berangkat menuju Menara 165.
Bismillah.... semoga Allah memberi ketenangan padaku.

Thursday, May 22, 2008

Pernikahan Adik sepupuku


Minggu, 18 Mei 2008 merupakan hari bahagia adik sepupuku. Nduk Sri Karwanti. Dia menikah dengan Joko dari Semarang. Lelaki yang dikenalnya kurang lebih satu tahun yang lalu.
Pernikahan yang digelar cukup meriah. Meskipun acaranya sederhana. Adikku nampak bahagia sekali. Meskipun ada sedikit kegelisahan, karena ketika prosesi akad nikah yang seharusnya jam sembilan pagi jadi molor jam dua siang, karena penghulunya/petugas dari KUA baru datang jam dua siang.Soalnya, pada hari tersebut ada lima pasang penganting di desa itu yang menikah pada waktu yang sama.
Alhamudlillah acara selesai sekitar pukul 16.00.
Semoga Allah mencurahkan kebahagiaan kepada mempelai berdua. Amien.
Semoga sakinah, mawadah wa rohmah.

Friday, May 02, 2008

Khasiat Daun Salam





Daun Salam,
Mengobati Diabetes, Mengusir Diare
Natural Healing

Aku cari-cari tanaman obat e.... ketemu DAUN SALAM. Daun ini kan murah dan mudah didapat. Sebagai pelengkap bumbu dapur dan sudah tentu tidak asing lagi bagi ibu-ibu....... Ni.... aku copy paste kan aja ya.. semoga bermanfaat...........


Dapur tak ubahnya sebuah apotek kecil. Di sana tersimpan bermacam bumbu dapur yang siap beralih fungsi menjadi obat tradisional. Contohnya daun salam. Bumbu penyedap masakan sambal goreng kentang, gulai tauco, dan nasi uduk ini adalah obat alternatif untuk penyakit kencing manis (diabetes mellitus).


Pengalaman nenek moyang yang diwariskan secara turun temurun serta diperkuat dengan bukti-bukti riset ilmiah, membuktikan daun salam yang mengandung minyak atistri, tanin dan flavonoid, menularkan efek hipoglikemik. Artinya, kombinasi zat-zat kimia yang terkandung dalam daun salam mampu menurunkan kadar gula darah yang melejit di atas normal. Khasiatnya tidak cuma itu. Daun salam juga terbukti efektif menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol darah, serta mengobati sakit maag (gastritis), katarak, gatal-gatal (pruritus), kudis (scabies) dan eksim (eczema).


Penelitian yang dilakukan secara terpisah oleh Beni Warman dari FMIPA Universitas Andalas dan Retno Sudewi dari Universitas Gajah Mada, memperkuat bukti kehebatan daun salam. Keduanya menyimpulkan fakta bahwa ekstrak daun salam berkhasiat pula menghambat pertumbuhan bakteri-bakteri penyebab penyakit, seperti bakteri Escherichia coli, Vivrio Cholera dan Salmonella Sp. Berkat daya antibakteri ini, daun salam dapat mengatasi serangan diare.





Tak cuma daun

Selain daun, tanaman salam memiliki bagian lain yang juga berpotensi sebagai obat alam. Kulit pohon dan buah salam juga bisa diramu menjadi obat antidiare. Buah salam punya kelebihan lain, diantaranya bisa menetralisasi efek mabuk yang disebabkan terlalu banyak meneguk minuman beralkohol.


Resep daun salam

Diare
Ambil 15 lembar daun salam segar. Cuci bersih. Rebus dalam 2 gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Masukkan sedikit garam. Setelah dingin, saring, lalu minum air rebusan sekaligus.


Kencing manis (Diabetes mellitus)

Ambil 7-15 lembar daun salam segar, cuci bersih. Rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Biarkan sampai dingin, lalu saring. Minum airnya sekaligus sebelum makan lakukan 2 kali sehari.


Sakit maag

Ambil 15-20 lembar daun salam segar.
Cuci bersih. Rebus dalam setengah liter air sampai mendidih selama 15 menit. Tambahkan gula enau secukupnya. Setelah dingi, minum ramuan sebagai teh. Lakukan setiap hari sampai rasa perih di lambung hilang.


Menurunkan tekanan darah tinggi

Ambil 7-10 lembar daun salam, cuci sampai bersih. Rebus dalam 3 gelas air sampai bersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Minum air rebusan 2 kali sehari, masing-masing setengah gelas.


Menurunkan kadar kolesterol

Sediakan 10-15 lembar daun salam segar. Cuci bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai bersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Minum air rebusan sekaligus di malam hari. Lakukan setiap hari.


Mabuk alkohol

Ambil segenggam buah salam masak. Cuci bersihh, lalu tumbuk sampai halus. Peras dan saring airnya. Minum air yang terkumpul sekaligus.


Asam urat tinggi

Ambil 10 lembar daun salam segar, rebus dengan 4 gelas air hingga bersisa 2 gelas. Kemudian saring. Minum selagi hangat.

Eksim

Ambil 10 lembar daun salam segar dan 25 gram kunyit. Tumbuk sampai halus, lalu tambahkan air sedikit dan garam secukupnya. Oleskan pada bagian kulit yang sakit.

Sunday, April 20, 2008

Akhirnya minum Obat Juga

akhirnya minum obat juga. Fludane and terpaksa amoxicilin harus kutelan. Karena pagi ini aku harus ngMC. Bagaimanapun kondisi harus fit. Karena 2 jam aku harus memandu acara. Mana pake bahasa Inggris lagi. ... Alhamdulillah acara berjalan lancar.Penampilan tari pendukung dan paduan suara, membuat suasana pertemuan antara saudara serumpun Kulliyyah Pharmacy, International Islamic University Malaysia dan Program Studi Farmasi UHAMKA semakin meriah.
Acara diawali dengan sebuah tari "Tari Pasambahan" kemudian Pembacaan ayat-ayat suci al Qur'an. Kemudian tari Piring, Paduan Suara UHAMKA dan diakhiri dengan foto bersama.
Rombongan dari Malaysia dipimpin oleh Dr. Mohammad Taher dan Dr. Maryanto serta Hj. Rohani.
Dari UHAMKA hadir Bapak Rektor, WR I, dan Wkl Dekan I, serta para dosen.
Tak terasa, berdiri dua jam. Usai sudah acara dan ditutup dengan hamdallah.
Alhamdulillah..... badan ini bisa diajak kompromi, nggak batuk atau flu di tengah acara.
Sekarang istirahat dulu.... makan nasi, minum obat dan istirahar dulu.....
Semoag besok pagi benar-benar pulih. Amien.

Thursday, April 17, 2008

Demam

Udah dua hari ini badanku agak greges dan demam. Tapi 'tak antepi" aja. Aku tahan nggak minum obat. Hanya suplemen yang kuminum. Kuminum Omega, Enervon-C, Klorofil, dan permen jahe tak henti-hentinya.
Mendingan siich, tenggorokan yang agak radang berkurang.Demam-demam di badan berkurang. Tapi.... masih terasa juga.
Mudah-mudahan cepet baikan lah. Sedih.... kalau sakit sendirian. Nggak ada siapa-siapa. Ayah tiada, ibu tiada.
Ya Allah berilah aku kekuatan dan jauhkan aku dari rasa demam ini. Sehat aku ya Allah. Amien.

Monday, April 14, 2008

Rapat pengelolaan Website

Jum'at lalu, 11 April, aku ke Jogja. By train, aku turun di Klaten jam 07.00. Langsung ke rumah,kemudian ziarah ke makam Bapak dan Simbok. Pukul 11.00 langsung ke Jogja ke kanttor PPNA di Ahmad Dahlan Jogja. Baru kali kedua aku ke kantor ini. Dari Klaten by Bus turun di Janti. Lalu ganti Taxi. Wa...h mahal juga 40 ribu tanpa argo. Ya sudahlah... lha wong aku nggak tahu jalan kok. yang penting sampai ke alamat yang dituju dengan selamat.
Di Jogja agendanya padat banget, rapat yang pertama dalah rapat OC dan SC Muktamar yang Insya Allah akan dilangsungkan di Makasar bulan Nopember 2008. Kemudian Rapat Pelatihan Mubalighot NA, dan terakhir Rapat pengelolaan Website.
Pukul 22.34 aku langsung kembali ke Jkt dengan KA yang dari Malang. Sampai di Jkt pkl. 07.00 dan pulang ke rumah, siap-siap untuk ngantor. Karena hari Sabtu kantorku gak libur.

Persiapan ngMC

Baru kali ini aku sibuk banget untuk persiapan ngMC. Bolak balik aku browsing di internet. Tapi nggak ketemu juga. Masalahnya adalah aku harus ngMC pake bahasa Inggris. Meski sudah terbiasa ngMC, tapi kan pake bahasa Indonesia. Aku juga sudah ke toko buku di Book City, Plaza Buaran, e... nggak dapat juga.
Mau ke Gramed, belum sempat. Ya.... sudah.
Akhirnya aku buat pelan-pelan persiapan ngMC Inggris. O iya, .... timbul ide, kenapa tidak nanya ke temannku aja yang dosen bahasa Inggris itu.
Kucoba buat skirp Indonesia and Inggrisnya, lalu kufax untuk kumintakan tolong perbaikannya dan koreksiannya.
Maklum, bukan bahasa kita.
Acaranya sich masih lama, seminggu lagi. Yaitu ntar senin, 21 April. Mudah-mudahan aja berjalan lancar. Amien.

Thursday, March 13, 2008

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun

Kamis, 6 Maret 2008 merupakan hari duka bagiku dan keluargaku. Ayahku berpulang menghadap Illahi dalam usia 63 tahun. Ayahku lahir 12 Sept 1945 dan meninggal 6 Maret 2008. Pada Bulan yang sama Maret 2007 Ibuku telah mendahului menghadap Illahi Robbi tepatnya 21 Maret 2007 dalam usia 65 tahun.
Pukul 12.30 Ustad 'Alim menelponku dan mengabarkan bahwa ayahku meninggal. Aku langsung berangkat ke Bandara. Dengan naik taxi, aku menuju terminal IA, ternyata penerbangan Lion Air, full. Karena memang besok adalah hari libur. Sehingga wajar kalau penerbangan ke Jogja penuh. Aku lalau menyusuri jalan sepanjang terminal menuju ke terminal IB, aku tanya ke Sri Wijiya dan Batavia, nggak dapat. Lalu aku menuju terminal IC, aku ke Adam Air, alhamdulillah dapat tiket penerbangan Pk. 17.30. Aku lalu minta tolong ke petugas, bagaimana caranya aku bisa ikut penerbangan yang jam 16.30.karena aku ditunggu pemakaman ayah. Lalu oleh petugas, saya disuruh cek ini pukul 16.00 langsung ke counter 6. Dan alhamdulillah aku bisa ikut penerbangan jam 16.30. Aku langsung telpon bu Ummu, ku kabarkan bahwa aku bisa terbang lebih cepat satu jam. Dan aku mohon agar ditunggu.
Penerbangan Jakarta Jogja, rasanya lama banget, aku ingin cepat sampai. Sepanjang perjalanan, air mataku mengalir. Teringat ayah. Aku berdoa, agar penerbangan selamat, karena mengingat cuaca yang kurang bagus. Sampai di rumah, kudapati jasad ayah terbungkus kain kafan. Lalu oleh tetanggaku, dibukakan kain penutup jasad ayahku dan diperlihatkan wajah ayahku. Kucium dahi ayahku dengan pelan dan hati-hati, agar jangan sampai air mata menetes di wajahnya. Selamat Jalan Ayah. Semoga Allah merahmatimu. Kemudian aku ambil air wudhu, aku sholat maghrib dan dietruskan sholat jenazah. Setelah itu jenazah diberangkatkan ke pemakaman. Aku mengikuti di belakang iring-iringan jenazah yang berjalan dengan cepat. Aku ikut sampai ke pemakaman. Tapi tidak sampai melihat penguburan ayah, karena tidak diperbolehkan. Aku lalu diajak pulang ke rumah oleh Bu Khusnul.Katanya, besok saja ke pemakamannya. perempuan nggak boleh ikut. Aku menurut saja, dan pulang bersama sepupuku dengan diantar oleh bu Khusnul. Sampai di rumah, tak lama kemudian teman-temanku dari PPNA Jogja datang. Ada Mbak Evi, Ocha, Mbak Nurhid, dll. Mereka mengucapkan belasungkawa dan duka cita atas meninggalnya ayah.
Selamat jalan Pak, Semoga Allah mengampuni dosa-dosa dan kesalahanmu serta memberikan tempat yang layak disisiNya. Amien.

Monday, February 04, 2008

HEXAGONAL WATER


Aku janji mau nulis tentang hexagonal water. Apa.... ya? yang yang kurasakan ajalah.
Setelah minum air hexagonal, ya... kalau ke 'belakang' lancar. Racun-racunnya keluar kali ya. Badan lumayan ringan lah. Tapi ya harganya cukup mahal. Rp 9500/btl. Bagusnya konsumsi 1 botol tiap pagi. ataubisa juga setengah pagi. setengah malam jelang tidur. Tapi... ya itu tadi kalau diminum jelang tidur..... sering terbangun karena pingin pipis melulu. Bisa 3- 4 kebangun dech. ..... Itu aja ya.... tentang Hexagonal Water.

Lagi..... tentang Selada Air

Selada, Mengeluarkan Nikotin dan Mengusir Kanker


Beberapa restoran fast food telah meninggalkan selada dalam menu-menunya,
padahal begitu banyak kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Sebut saja
vitamin C, Beta karoten, kalsium, zat besi dan juga anti oksidan.

Menurut tulisan Xenophon dari Yunani, mengonsumsi selada air mentah dalam
jumlah banyak sangat bermanfaat bagi pekerja berat. Sementara ahli herbal
dari Eropa menganjurkan mengonsumsinya karena dapat membantu membersihkan
darah dan memiliki efek stimulasi pada kerja limpa, hati, dan empedu.

Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa selada air bermanfaat bagi
kesehatan, karena mengandung zat besi, vitamin C, betakaroten, dan
phytonutrient sebagai antioksidan. Pada penelitian terhadap perokok, asap
tembakau penyebab kanker paru yang disebut NNK (Nicotine Derived Nitrosamine
Ketone), mampu dikeluarkan sebagian dengan mengonsumsi 50 gr selada air, 3
kali sehari.

Ini adalah efek dari isothyocynate yang ada pada selada air. Juga disebabkan
adanya kemampuan enzim dalam mengeluarkan zat penyebab kanker. Sekali
mengonsumsi selada air sebanyak 50 gr, akan memberi zat pertahanan 5-10 mgr.


Mengkonsumsi selada air secara rutin dapat mengurangi risiko kanker kolon,
rektum, dan kelenjar gondok.

Hasil penelitian laboratorium mengungkapkan, isothyocynate dalam selada air
mampu menghambat enzim yang membantu kerusakan DNA serta kanker. Mengonsumsi
selada air secara rutin akan mengurangi risiko terhadap kanker.

Selada air juga kaya akan kalsium, mineral yang berperan dalam memperkuat
tulang, gigi, serta kesehatan saraf otot dan darah. Selada air juga
mengandung zat besi, betakaroten, dan vitamin C yang membantu penyerapannya.


Buta senja juga dapat diperbaiki dengan mengonsumsi selada air. Itu karena
sayuran ini mengandung betakaroten yang dibutuhkan untuk pembentukan
penglihatan, pigmen dalam retina, yang dapat membantu melihat dalam
kegelapan.

SELADA AIR (CENIL bhs Jawa)


Ayah saya suka sayur bening "cenil", dan makannya juga bisa lahap. Akhirnya saya browsing di internet.... aku cari cenil...... tapi yang muncul makanan khas jawa, .... lalu aku ingat namanya "Selada Air" alias "cenil" ya.... kutemukan Selada air dengan penjelasan sbb :

SELADA AIR (Watercress)
Sangat kaya akan sulphur, nitrogen dan yodium. Selada air merupakan salah satu pencuci darah yang baik disamping juga merupakan tonic terhadap penyembuhan liver dan ginjal. Untuk membuat Tonic, adukkan juice didalam air dengan perbandingan 1:4 ( satu bagian juice terhadap 4 bagian air ) dan minumlah dua sendok teh penuh delapan kali sehari selama dua minggu.

Sunday, February 03, 2008

AUDIENSI MAHASISWA FARMASI UHAMKA

Pagi ini pukul 07.20 aku sudah berangkat ke kampus. karena pagi ini pukul 07.30 akan ada acara audiensi antara mahasiswa dengan pimpinan Dekanat dan juga akan hadir WR III bidang kemahsiswaan UHAMKA.

Sampai di kantor pak Dekan sudah datang. Pak Sabar juga udah nampak di kebun mempersiapkan acara. Karena setting pertemuan dengan mahasiswa ada di kebun farmasi. Makanan yang disiapkannya pun juga cukup unik. Kacang rebus, ubi rebus, ketela rebus dan jagung rebus. Serta minuman tradisional "bajigur". Wah.... non lemak, non kolesterol, alami lagi......

Acara berlangsung cukup seru, karena disamping audiensi mahasiswa juga sosialisasi pemberdayaan unit kegiatan mahasiswa. Sosialisasi draft SK nya.

Banyak yang disampaikan oleh mahasiswa melalu kesemaptan tanya jawab yang diberikan. Acara selesai kurang lebih pukul 12.

Macet

Malam ini, Sabtu,2/02/2008 Jakarta macet total tak terkecuali jalan I Gusti Ngurah Rai, jalan yang kulewati untuk sampai ke Jatinegara. Wah..... alamat ketinggalan kereta api nich..... batinku. Sepanjang perjalanan kuberdoa mudah-mudahan aku nggak ketinggalan kereta. Wah.... udah pukul 20.30 nich..... 4 menit lagi jadwal kereta berangkat.
Waduh.... gimana ya? Jalanan masih macet.Ternyata macetnya hanya sampai di Plaza Buaran. Plaza yang baru aja dibuka, ternyata diserbu oleh pembelinya. Sepeda motor penuh sesak, mobilpun tak bergerak. Setelah sampai Plaza Buaran selewat lampu merah, ternyata jalanan udah gak macet. Alhamdulillah. Sampai di Stasiun KA, kereta udah siap berangkat. aku berlari-lari.... wah loket udah tutup nich. Langsung aku bilang ke petugas, saya mau naik KA Senja Utama. Tapi loket dah tutup. Sama petugas jaga, aku langsung disuruh naik ke gerbong KA, dan ke kiri ke arah Restorasi langsung melapor ke petugas berpakaian polisi. Aku disuruh duduk. Dan sebelum pemeriksaan tiket oleh Kondektur, oleh petugas yang berpakaian kaos bercelana biru bersenjata dipinggangnya dan bertopi, aku dimintai bayaran KA. Saya tanya berapa? dia bilang 70rb. Langsung aku ambil uang selembar lima puluhan dan selembar dua puluhan. Kuberikan kepada petugas tadi.
Di samping tempat dudukku ada seorang penumpang perempuan masih muda. Dia juga turun di Klaten. Kebetulan di kursi depan kami kosong, akhirnya kami duduk sendiri-sendiri. Satu orang satu kursi. Kusewa bantal Rp 3000.
Kemudian ketika mata ini tengah terkantuk-kantuk, ada petugas Kondektur menanyakan karcis ke saya, lalu kukatakan "saya sudah bayar ke petugas". Lalu seorang pelayan restorasi mengiyakan dan menunjuk siapa penerima bayaran karcis saya. "Sama itu pak!" Sambil menunjuk ke petugas yang sedang tidur di kursi depan.
Lalu petugas kondektur berlalu.
Tiba di Klaten masih pagi sekitar pukul 07.00. Langsung pulang ke rumah bulik, karena ayahku dirawat disana. Kondisi ayah masih belum berubah. Kumis dan jenggotnya tampak lebat dan tak beraturan. Kuminta air hanta dan handuk kecil. Kuseka wajah ayah biar agak bersih, dan matanya bisa melek kembali. Kurapikan kumis dan jenggotnya dengan gunting. Kupendekkan kuku-kuku di jari kaki dan tangannya. Kain dan sarung yang kotor kuambil dan kumasukkan ke ember lalu kucuci.
Kubawakan "Pampers" dari Jakarta. Kuganti kain dengan "pampers".
Lalu kutanya Bapak pingin makan apa? dia jawab "tongseng atau sate ayam". Lalu aku minta tolong Paklikku untuk beliin makanan tsb. Setelah dapat ternyata yang dimakan cuma satu sedikit. Lalu ayahku pingin makan sayur cenil. Setelah dimasakin sama adik sepupuku, ayahku makannya cukup lumayan. Ternyata dengan sayur bening "cenil" ayahku lahap sekali.
Lalu aku beri minum gamat dan madu. Mudah-mudahan ayah cepat sembuh. Amien.
Ayah menanyakan adikku si Muh. Katanya dia kangen. Kok tega banget dia nggak datang-datang. kata Ayahku. Lalu kuteleponkan.
Menjelang magrib si Muh datang. Dia bawa jarum akupuntur dan bawa alat bekam. Ayahku ditensi diukur tekanan darah dan jantungnya. Kemudian dia mulai bekerja dengan jarum-jarum kecil dan alat bekamnnya. Menjelang magrib, aku pamitan ayah untuk pulang ke Jakarta, karena besok di kampus masih ada ujian. Disertai rintik-rintik hujan aku dianter ke stasiun oleh Paklikku. Dan dengan berlalri-lari beli karcis KA. Maklum waktu dah telah, dan kereta telat juga. Jadi sama-sama.Pas aku masuk ke stasiun, kereta sebentar lagi masuk Stasiun Klaten, diumumkan sama petugas.
Alhamdulillah. Tidak telat. Pukul 05.00 pagi (Senin) aku dah sampai lagi di Jakarta, dan kerja di kantor seperti biasa.

Monday, January 14, 2008

Rekaman di RR

Pagi tadi pukul 05.00 aku dah tiba di Stasiun jatinegara. Aku harus mempersiapkan diri untuk rekaman acara di RRI. Kebetulan aku yang jadi pembawa acara Siaran Pemuda Pilar Tunas bangsa (SIPITUNG), dan sudah satu tahun terakhir ini. Rekaman hanya sebulan sekali. Acaranya disiarkan setiap Selasa kamis sekitar pukul 3 sore.

Cita-citaku sejak kecil memang menjadi penyiar. Dan sekarang sudah kesampaian meskipun nggak fultime. Disamping NgMC, menjadi penyiar adalah hobiku. Kebetulan aku kenal dengan pengarah acaranya. Dahulu yang membawain acara SIPITUNG bukan saya, karena Dia pulang kampung ke Surabaya, maka jadilah aku penggantinya hingga sekarang.
Meski wajahku nggak nampak, tapi suaraku bisa didengar di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan kehadiranku bermanfaat. Amien.

Mudik Sabming

Sabtu pagi aku ngMC acara Seminar Kefarmasian dengan Tema "Peran Farmasis dalam Swamedikasi yang Rasional" dengan Pembicara Dr. Muslim Suardi dari Universitas Andalas Padang, di Aula Lt. III Kampus FMIPA UHAMKA.

Sore harinya siap-siap pulang ke Klaten, menengok ayah yang sedang terbaring sakit. Dengan KA Senja Utama Solo, dengan Gerbang KA 4 No. 8B aku berangkat ke Klaten.
Perjalanan kali ini cukup aman, tidak penuh dengan penumpang. Kusewa bantal 2 dan selimut 1 untuk alas. Sampai di Klaten pukul 07.00.

Sebelum tiba di rumah, saya sempatkan belanja dulu di pasar Klaten. Belanja bubur merah kesukaan ayah, jadah dan wajik serta buah pisang.
Ayahku masih belum ada perubahan. masih tergolek lemah tak berdaya. Makan disuapin, minum diminumin.

Adikku merengek minta dibelikan sepeda, katanya kalau ke pasar dia cuma jalan kaki. Kasihan juga.... dia telah rela menjaga ayahku. Seharusnya dia sibuk untuk mencari kerja.. tapi kini dia rela menunggu ayahku di rumah. Semoga Allah memberikan kemudahan kepadanya. Amien.

Sore hari aku bersiap-siap kembali ke Jakarta. namun sebelum itu aku sempatkan ketemu Pak RT. Kamar disebelah timur rusak,gentengnya berjatuhan. Dan aku minta tolong ke Pak RT untuk dibetulkan. Karena keterbatasan dana yang ada aku minta tolong ke pak RT. Insya Allah esok hari akan dibetulkan secara bersama-sama.

Kenapa saya minta tolong ke Pak RT. Ini juga saran dari tetanggaku. Menurut perhitunganku, untuk membetulkan rumah memerlukan dana yang cukup banyak. Aku udah tanyakan ke Pak lik saya, berapa harga bambu per batang? Katanya sekitar 7 ribu. Wah.... setelah kuhitung-hitung biaya yang harus kukeluarkan lumayan banyak.

Akhirnya dengan memberanikan diri kutanyakan ke tetangga sebelah yang kebetulan punya pohon bambu, katanya per pohon 4000. Alhamdulillah.....
dan atas saran pemilik pohon itu juga kutemui pak RT.

Uang 200rb Insya Allah cukup untuk membetulkan kamar yang ambruk itu.
Semoga.

"Ya Allah terima kasih, hari ini Kau beri aku kemudahan dalam urusanku".

Wednesday, January 02, 2008

Tahun Baru 2008

Tahun baru 2008 aku nikmati perjalanan ke Klaten dengan naik Kereta Api Senja Utama. 31 Des 2007 Pkl. 20.34 WIB. Tiket TTD (Tanpa Tempat Duduk) nggak papa lah. Sudah biasa. Dengan modal 6000rp untuk sewa bantal dan selimut kunikmati perjalanan malam tahun baru ini.
Esok pagi adalah tanggal merah, sehingga kusempatkan untuk ke rumah membawa obat-obatan untuk ayah yang sedang terbaring sakit. Minggu yang lalu aku nggak sempat ke rumah, karena ada perjelanan ke Surabaya dua hari. Ada Pertemuan Regional III, Nasyiatul Aisyiyah di Surabaya. Tempat kegiatan dipusatkan di SMA Muhammadiyah Dua Pucang, Surabaya. Sekolahan bagus banget dan bertingkat. Merupakan sekolah unggulan di Jawa timur.
Perjalanan pulang dari Surabaya sungguh melelahkan. Penerbangan Lion yang semula pkl. 18.45 dicancel menjadi pukul 21.45. Udah gitu ke bandaranya lebih awal lagi. Jam 16.00 aku dan mbak mia dah sampai di Bandara, sekalian nganter mbak wiwid yang terbang ke Jogja duluan.
Ya .... akhirnya kami duduk aja di ruang Bandara Surabaya....
perut mulai laper..... beli makanan sebungkus nasi, plus ayam goreng chiken wings seharga 35,000/porsi plus air jeruk 20,000/gelas. Makanan dan minuman termahal ni..... (dalam hati). Ya sudah lah.....
dinikmati aja....
Sekitar pukul 21.45 kok belum ada panggilan..... untuk masuk ke pesawat ya....?
Ahirnya kami berdua masuk ke ruang tunggu gate 3. E..... ternyata udah kosong semua.. semua penumpang udah naik ke pesawat. wah... telat ni.
Ya sudah akhirnya berlari-larian masuk pesawat.
Sampai di Jakarta udah larut malam sekitar pkl 00.30 tiba di Menteng dan menginap di menteng. Karena kalau pulang ke rumah dan terlalu larut dan ngeri pulang sendirian.

Back to Klaten. Tiba di Stasiun Klaten Pk. 07.30 WIB. Aku dijemput ama paklik naik motor. Sampai di rumah pintu masih tertutup. Adikku masih tidur.
Ku ketuk 3 kali dan ucap salam, ia terbangun dan bukakan pintu.
Kusalami ayah yang terbaring lemah di dipan. Kasihan..... badannya kurus kering......

Hari ini ayahku minta dibelikan ikan lele dan jadah (makanan dari beras ketan). Aku pergi ke pasar. ternyata nggak ada di pasar. Yang dapet hanya ikan lele.
ada bubur merah dicampur grontol. Kubeli 4 bungkus seharga seribu rupiah.
Sampai di rumah kusuapin ayah dengan bubur merah tsb, dan alhamdulillah lahap.
Obat yang kubawa dari Jakarta kuminumkan ternyata, ... dimuntahkan lagi. Tidak tertelah.....
Ayah menolak setiap kali diberi obat. Bahkan obat yang dari Rumah sakit juga masih utuh.. susah untuk minum obat.
Paket pos berupa produk-produk K-link yang kukirimkan sebelum aku berangkat ke Surabaya ternyata belum sampe di rumah. ya.... ternyata ngeposin barang kok lama ya. Lebih cepat kalau dibawa sendiri.......
Semoga besok udah sampai produk itu. Ada Kino penyedot racun, ada gamat dan spirulina (makanan kesehatan berbentuk cair) dan chlorophil.
Mudah-mudahan segera sampai barang-barang itu, dan ayah cepat sembuh. Amien.
Ya Allah....
begitu banyak cobaan yang telah kau berikan kepadaku
mudah-mudahan ini adalah rahmatMu dan bukan adzabMu
mudah-mudahan ini adalah bentuk kasih sayangMu kepadaku
Setelah kau coba aku dengan sakit ibuku hingga sampai meninggalnya ibuku di bulan Maret 2007 awal tahun lalu.
Dan kini di penghujung 2007 ayahku sakit juga......
Semoga Kau berikan yang terbaik buat ayahku ya Allah
kasihanilah di dalam usianya yang tua
dan di dalam kesendiriannya itu
Ya Allah ringankan beban dan derita ayahku....
sehatkan dia ya Allah
dan jika Engkau hendak mengambilnya..
semoga dia dalam keadaan husnul khotimah.
Amien.


Ayahku beberapa hari yang lalu mengeluh
... dah capek..... pengin leren (istirahat)
..... saya mau tidur ... jangan diganggu....
ucapan-ucapan yang menunjukkan betapa dia telah lelah di dalam hidupnya
yang sudah lebih dari 65 tahun......

Sepeninggal ibuku, ayah mungkin kesepian
anak-anaknya di Jakarta semua
Adikku yang ditunggu-tunggu Lebaran untuk pulang
ternyata tidak pulang
hingga dikabarin sakit dia juga tidak pulang
dan baru ..... kemarin ketika dikabari ayah diopname di Rumah sakit
baru dia.... pulang
Dan sekarang gantian yang nemenin ayah,
adikku yang menjaganya sekarang.
Dan aku setiap ada tanggal merah aku sempatkan pulang dengan KA.
meski hanya sehari......dan harus bolak-balik ke Jakarta
Kalau dulu jarak Jakarta-Klaten begitu jauh kurasakan
sekarang jarak itu tidak lagi kurasakan jauh
Ternyata Klaten-Jakarta deket.... kok.

Friday, December 28, 2007

Therapi Air Hexagonal

Kemarin secara tak sengaja aku menemukan air hexagonal di supermarket. Setelah kubaca brosurnya aku tertarik untuk membelinya meski harganya 3.5 kali harga aqua botol 1lt.
Sudah tiga hari ini aku mengkonsumsinya.
Setiap pagi ke belakangnya lancar dan banyak
serta warnanya gelap, mungkin racun-racun di tubuhkan keluar kali.
Ini hari ketiga mengkonsumsi air hexagonal.
Ke kamar kecilnya jadi lebih sering. Ini mungkin efek lainnya.
Kata brosur :
Bila terjadi reaksi/efek penyembuhan (healing process) seperti pusing, mengantuk, sendi-sendi kaku, buang air besar dan kecil berbau tajam, mulut bau dan lain-lain. Jangan khawatir, itu adalah reaksi sementara. Teruskan terapi untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Bisa menjadikan Aura  lebih terang dan sehat. (kata brosurnya)
Ya semoga saya beroleh manfaat dari air hexagonal ini. Amien.

Thursday, December 27, 2007

Kasihan wanita itu

Tak perlu saya sebut nama maupun inisialnya. Seorang wanita sama seperti saya. Hampir semua orang pernah berurusan dengannya dan diajak bertengkar. Baik dos maupun kary semua pernah berurusan dengannya.


Aku sebagai orang baru, ternyata jadi sasaran juga.
Pagi ini Bosku istrinya keguguran.
Ketika saya bertanya kepadanya, mau menengok nggak Bu?
Dia jawab salam aja, karena dia banyak kerjaan. saya tanya ke teman yang lain, belum juga.
Ya sudah.
Akhirnya ada mahasiswa yang mau nengok. Dan sambil nyeletuk saya berkata : "aku boleh ngikut bonceng nggak? dia jawab boleh Bu. Karena memang anak-anak tsb mau naik motor.

Nggak ada ujung pangkalnya, wanita tadi ngomel. "Saya nggak masuk dua hari aja nggak ada yang nanya. anak sakit dua hari nggak ada yang nengok. Emban cinde eman siladan. (istilah Jawa yang artinya pilih kasih)".
Kami yang ada di ruangan tsb diam saja.
Wanita itu mendatangiku dan berkata " Mbak saya mau bicara empat mata!" sambil menuju mejaku. Dan mulailah dia "muntah". Mengungkit-ungkit semua kebaikan yang pernah dia lakukan. Dari mulai seragam....
Katanya karena dialah aku dapat seragam. karena dia yang mengemis-ngemiskan....."
Aku diam saja.....
kudengarkan saja "muntahannya"
Kemudian dia ungkit-ungkit masalah insentif seorang teman yang katanya "atas usaha dialah akhirnya dapet 300rb. Padahal mustinya hanya 125."
Semua dia ungkit-ungkit.
Masalah yang dulu juga. Padahal waktu itu sudah "titik" selesai!! Nol' kosong-kosong'
berarti "ndak ada masalah"
ternyata wanita mendendam,
Dia menghina aku, "katanya S2, intelek ternyata hatinya........
"Silahkan mengadu ke Pak  I, ke Rektor,....."

Ya Allah, Wanita ini kenapa?
Saya cuma katakan " Hanya Allah yang tahu hati manusia Bu"
Belum terpuaskan "muntah"nya dan "hajat"nya aku stop aja dengan berkata:
 
"Sudah cukup bu. Maaf saya mau ke Kantor pos. mau ngeposin obat"
Lalu aku berkemas sambil berlalu pergi.
Aku segera ke ATM ambil uang dan pergi beli obat. Pulang ke rumah.
Mengemas obat dan buah ke dalam kardus dan ke kantor pos.

Langsung ke Melawai cari obat yang lain yang masih kurang
Ambil uang di Balqis (Setoran bulanan Koperasi)

Buat laporan bulanan Bens radio dan
Ba'da Isya pulang ke rumah.

Di sepanjang perjalanan aku cuma berdoa" ya Allah sadarkan wanita ini"
Sambil kuabcakan alfatihah dan Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun
Sesungguhnya kita ini milik Allah dan akan kembali kepadanya
hasbunallah wani'mal wakil nikmal maula wanikmanasir
Cukuplah Allah bagiku

Malam ini juga kubacakan Surat Yasin untuknya, semoga kami terlindung dari ketajaman lidah dan mulutnya.
Semoga Allah memberikan petunjuk kepada wanita malang itu.

Tuesday, December 25, 2007

Cermin diri

Empat hari saya menjaga Ayah yang terbaring lemah di rumah sakit
Badannya lemah tak berdaya
Sekedar menggerakkan tanganpun sakit,
apalagi menyangga badan tuk berjalan.
Dulu ayahku begitu kuat
mengangkat beban-beban yang berat
memanjat pohon kepala yang tinggi
atau menuruni sumur yang dalam
mencangkul dan menggali sumur hingga dalam
Kini dia terbaring lemah
tanpa daya, tanpa tenaga
bahkan sekedar tuk menelan sesendok buburpun
dia sudah enggan
Aku bercermin pada peristiwa ini
bahwa sekuat apapun manusia
suatu saat dia akan lemah tak berdaya
Manusia diciptakan mula-mula lemah, kemudian kuat, kemudian menjadi lemah lagi
dari bayi yang tak berdaya
remaja dan dewasa yang penuh dengan tenaga dan berjaya
akhirnya tua renta yang tak berdaya
la haula wala  quwwata illa billahil 'aliyil 'adhim
Tiada daya dan upaya melainkan Allah yang Maha Kuasa

Pulang Kampung1

18 Desember 2007. Selesai acara Forum Kajian Muslimah (FKM) di Gedung PBNU, Kramat Raya aku berkemas untuk pulang ke Klaten. Menengok ayah yang sedang sakit.
Dengan KA Senja Utama Solo, aku berangkat. Meski berjubel dan tidak mendapatkan tempat duduk, aku enjoy dengan perjalanan ini, karena sebentar lagi aku akan bertemu dengan ayah.
Dengan menggelar selimut yang aku sewa seharga 3000 dan sebuah bantal seharga 3000, aku duduk di sela-sela kursi penumpang. Kebetulan ada seorang wanita yang berjilbab juga duduk didekatku. Jadi aku merasa tenang, karena disebelahku perempuan. Dan kamipun terlibat perbincangan di sepanjang perjalanan dengan akrab.
Di kursi sampingku ada seorang ibu dengan anak perempuannya duduk menikmati perjalanan KA dengan selimut yang dia gelar di bawah kakinya. Dan aku pun menumpang untuk sekedar menyelonjorkan kaki agar tidak pegal. Ibu itu dengan ramah mempersilahkanku.
Ibu yang duduk tersebut berasal dari Bayat, Klaten. Jadi nanti kami turun di Stasiun yang sama, yaitu stasiun klaten.
Pukul 07.00 KA yang kutumpangi memasuki Stasiun Klaten. Para penumpang bergegas mengemasi barang-barangnya dan turun dari KA.
Turun dari KA aku tidak langsung ke pintu keluar, tetapi aku mampir dulu ke toilet.
Di luar pintu pagar Stasiun telah menunggu Paklik saya yang jemput aku dengan sepeda motornya. Sampai di rumah Paklik , saya lihat kondisi ayahku sungguh kasihan. Terbaring lemah tak berdaya.
Tgl 19/12/2007. Sudah beberapa hari ayahku tidak mau makan. Kubelikan jeruk, dia mau. 
Dia minta juga untuk dibelikan manggis, tapi aku sudah berusaha mencari ke pasar, tidak ada. Karena sedang tidak musim. Rencana sore ini akan dibawa ke dokter. Tapi berhubung hujan begitu deras, tidak jadi ke dokter.
20/12/2007. Kondisi ayahku masih seperti kemarin, berbaring lemah tak berdaya. Hari ini adalah hari Raya Idul Adha. Paklik, bulik, serta anak-anaknya pergi ke tanah lapang di depan SD. Aku tidak turut serta, karena aku menjaga ayah. Terpikir olehku untuk membawa ayah ke RS Tegalyoso, Klaten. Tapi terpikir juga olehku, biaya rumah sakit yang besar.
Rencana ayahku besok baru akan di bawa ke dokter, karena hari ini libur. Tapi aku bersikeras agar dipanggilkan dokter PKU aja. Ya... akhirnya dokter dari PKU datang bersama seorang perawat. Setelah diperiksa, dan ditanya ini itu, akhirnya kuputuskan agar ayahku diopname, agar bisa diinfus. Karena kalo infusnya dibawa ke rumah gak bisa, jadi harus dibawa ke PKU.
Alhamdulillah, akhirnya ayahku bisa mendapatkan perawatan yang baik di PKU. Dan tarif kamarnyapun tidak mahal. Satu hari ada yang 18rb, 25rb dan 35rb. Mengingat kondisi keuanganku, akhirnya kupilih yang 18rb.
Di kamar tersebut, terdiri dari 3 bed. di bed ujung ada seorang pasien yang sedang bersiap-siap untuk pulang. di bed tengah kosong, dan bed paling depan ayahku.
Akhirnya ruangan tsb, ayah saya sendiri yang menempati. dua bed sebelah kosong semua. Aku dan saudara sepupuku, Nduk Sri, Sidik dan ahya bisa menjaga Pakdhenya dengan tidur di dua bed sebelah. Praktis seluruh ruangan kami yang pake. malah lebih dari VVIP.
Di hari ketiga, ketika kami sedang terlelap, datang pasien baru, akhirnya Nduk Sri dan Sidik pindah duduk di ruang tunggu yang di luar. Akupun terbangun dan duduk juga di luar.
Pasien baru tersebut sudah nenek-nenek, katanya nggak bisa ke belakang.
Pagi, 24 Des 2007. Ayahku kubelikan bubur, dan kusuapin habis satu bungkus. Alhamdulillah nafsu makannya sudah ada. Melihat perkembangan ini aku senang. Semoga ayah cepat sembuh.
Tak disangka, pasien baru yang semalam masuk, buang-buang air terus di kamar. Ruangan menjadi berbau tidak enak. Yang menunggupun pada muntah. Aku pergi ke belakang ke ruang kelas I. Kuperhatikan, dan kuamati. satu kamar untuk satu pasien. Ayahku sepertinya harus dipindah ke sini.
Aku temui suster jaga, dan kuminta agar memindahkan ayahku ke ruang kelas I. Karena kondisi di kamar kelas III, sudah tidak nyaman lagi. Akhirnya ayahku dipindahkan ke ruang kelas I sekitar pkl 09.00. Lega sudah. Ayahku bisa ke kamar mandi dengan berjalan pake kruk. karena lokasi kamar mandi ada di dalam kemar.
Pukul 13.00 ayahku minta selang infus dilepas aja. dan mau pulang sekarang. Berkali kali saya katakan nanti dulu, tapi ayahku memaksa untuk segera pulang saja. Akhirnya kutemui dokter jaga/ dr. Aswin. Kukatakan bahwa ayahku mau pulang. Setelah dicek dokter mengenai kondisi ayah, akhirnya diizinkan untuk pulang.
Sore hari aku selesaikan administrasi keuangan. 613rb total biaya perawatan. Alhamdulillah cukup, karena kusiapkan dana 1jt.
Ku SMS saudara sepupuku, tapi belum muncul-muncul juga. Akhirnya aku pinjam sepeda Mas Wahyudi untuk membawa pulang barang-barang ke rumah. Sementara ayahku masih menunggu duduk di kamar pasien. Dua kali bolak-balik naik sepede. Wah.... canggung juga ya naik sepeda. Sudah 15 tahun tidak pernah naik sepeda...... ternyata meski deg-degan.... aku masih bisa naik sepeda. Alhamdulillah.
Ketika aku selesai membawa barang-barang ke rumah, Sidik (sepupuku) datang dengan sepeda motor. Akhirnya ayahku dibonceng sepeda motor dengan diapit oleh Nduk Sri.
Lega...... urusan Rumah Sakit sudah beres.
Kini ayahku dirawat di rumah. Si Muh (adikku) kemarin datang dar jakarta. Alhamdulillah akhirnya dia datang juga.
25 Des 2007. Ayahku tidak mau makan kecuali dua suap aja udah. Sekitar pkl. 10.00 ayahku bilang "saya ingin tidur, jangan dibangunin ya". Ya sudah...... akhirnya kutinggal ke pasar belanja. Ke pasar dengan jalan kaki, terasa banget, keringat deras mengalir di badanku.
Sepulang dari pasar, kulihat ayahku terbaring, dengan badan berkeringat dan tangan berkeringat serta dahi berkeringat. Kusapu wajah, tangan dan badannya dengan kertas tissu. Kemudian kutuntun membaca-baca dzikir. Agak siang ayahku bilang " aku mau leren. kesel". Frekuensi batuknya menjadi sering. Akhirnya dia tertidur.
Sore hari aku katakan ke ayah "saya balik ke Jakarta ya, mau kerja?" Ayah bilang " ya".
Akhirnya aku kembali ke Jakarta dengan diiringi hujan gerimis. Dengan KA Senja Utama aku sampai jakarta pkl. 05.00. dan Pkl. 08.00 langsung ngantor.

Friday, December 14, 2007

Berita dari Kampung

Bapak sudah 5 hari ini sakitnya kambuh lagi,
dan sekarang tinggal di rumah bulik Siti
Bapak tidak mau makan kecuali beberapa suap dan makan buah
serta diberi minum madu
Padahal dua minggu yang lalu
ketika aku kembali ke Jakarta, Bapak sudah nampak sehat
bisa berjalan dengan baik
Minggu kemarin aku tidak sempat ke Kampung
karena aku ada tugas ke Jember, Jawa Timur
Rencana Sabtu sore  ini aku akan pulang ke Kampung
tapi di Jakarta masih ada acara tanggal 18/12/2007
sementara tanggal 19/12 s.d. 21/12 libur hari Raya Idul Adha
Insya Allah aku pulang tanggal 18 sore
Nduk Sri dan Dik Lastri sms aku tentang keadaan Bapak
Para tetangga di kampung (1 mobil) penuh datang  menengok Bapak
Nduk Sri juga kabarkan bahwa adikku nelpon dan  minta uang ke Bapak
serta minta dilegalisirkan ijazah SD, SMP dan SMA
Aku berharap adikku mau kuajak pulang besok tuk lihat kondisi Bapak
Semoga hatinya terbuka. Amien.

Every man has his destiny

Setiap orang punya takdirnya masing-masing, begitu bunyi sebuah quote yang terkenal.

'Every man has his destiny'
-- famous quote.

Tak sengaja saya baca bolggernya Putrajaya. Saya baca kutipan diatas.
Saya berfikir memang benar. Setiap orang punya takdir masing-masing.

Saya melihat adik saya sendiri, sudah pontang-panting cari kerja hinga detik ini belum dapat kerja juga. Rezeki, jodoh, dan maut memang rahasia Allah.
Sekuat apapun kita berusaha, kalau Tuhan belum berkehendak nggak akan tercapai.
namun, jangan lupa : sebagai manusia kita harus berusaha merubah nasib kita. 'Innallaha layughayyiru ma bi qaumin hatta yu ghayyiru ma bi anfusihim'.
Janji Allah benar!

Menganggur memang merupakan sebuah beban. Baik beban bagi diri sendiri maupun beban bagi orang lain. Tak heran jika banyak yang mengalami depresi mental.

Termasuk adikku sendiri. Ketika dia meminta uang kepadaku, dan tidak kupenuhi maka dia akan bertindak 'brutal'. Dia keluarkan kata-kata yang kotor dan kalau dipikir-pikir 'sangat menyakitkan hati'. Dengan aksinya tersebut dia berharap dia akan dapat terpenuhi kehendaknya.

Seperti kejadian sore ini, tiba-tiba adikku datang ke kantorku. Dia minta uang dan kubilang tak ada uang. Dia marah-marah dan berbicara di luar kendalinya. Seolah bukan adik saya yang bicara. Sambil matanya melotot. Seperti kerasukan 'setan'.
Akhirnya dengan terpaksa kuberikan juga uang. Meski jumlahnya tidak banyak, ternyata dengan selembar uang tersebut dia diam dan pergi.

'ya Allah berilah hamba kesabaran menghadapi semua ini'

Yang saya herankan setelah insiden seperti ini biasanya dia akan bersikap biasa dan normal. Seolah tidak terjadi apa-apa. Ketika bertemu di rumah seolah insiden tersebut tidak pernah terjadi. Dia sudah normal kembali. bahkan rajin mengaji. Saya tidak tahu penyakit apa ini.

Setelah saya perhatikan, kejadian ini berkali-kali, setiap dia kepepet maka dia akan bertindak seperti orang gila. dengan harapan akan terpenuhi permintaannya.

Sebenarnya saya bingung menghadapi semua ini. Harus saya bawa kemana adik saya ini? haruskan saya bawa ke RSJ? atau ke psikiater? atau ke Kiai?

Akhirnya dengan seringnya kejadian seperti ini, saya akhirnya jadi terbiasa. dan saya anggap biasa aja.

Tapi kadang terfikir olehku.....
Untuk mencarikan alternatif pengobatan untuknya. Tapi kemana?
Berkali-kali dia berulah........
Lebaran disuruh pulang dan sudah diongkosi..... ternyata tidak pulang
malah merongrong ayah saya..... minta kiriman uang!
Disuruh menengok ayah yang sedang sakit... dan udah dikasih ongkos pulang
.... ternyata tidak pulang
dan malah minta kiriman lagi sama ayah....
dikemanakan uang-uang tersebut?
Apakah dia ikut aliran sesat?
ratusan ribu sudah ....... raib
hilang tak tentu dikemanakan.
Radio tape recorder yang ada di kamarnya juga sudah raib entah dikemanain....
Sudah terlalu banyak uang yang kuberikan kepadanya raib..... muspro
650 ribu katanya untuk latihan pendidikan satpam..... raib sudah
muspro juga.......
...............................

Proposalku sayang, proposalku malang

Proposal yang kuajukan ke Pembimbing II, hampir setiap lembarnya penuh dengan koreksian.
Nggak kebayang dech. Sampai sekarang aku belum sempat memperbaikinya. baru beberapa halaman yang sempat kuperbaiki. terus aku sibuk ke sana dan ke sini. Jadi .... Proposalku sayang proposalku malang.
Pinginya cepat lulus kuliah. Ternyata 'berat' juga ya?
Ya... semoga cepet selesai. Amien.

Kesempatan ke Jawa Timur

10/12/2007
Alhamdulillah, dapat kesempatan ke Jember, jawa Timur.
Pkl. 17.40 Lions Air mengudara membawa kami menuju Bandara Juanda Surabaya
Cuaca agak kurang bagus, sehingga berkali-kali pramugari mengingatkan kita
tuk tetap mengenakan sheetbelt.
Sekitar pukul 19.30 kami sudah tiba di Surabaya. Perjalanan Jakarta-Surabaya ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam 10 menit.
Oleh rekan-rekan PW Nasiyah Jawa Timur kami dijemput dengan mobil kijang silver milik majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur. Ada kak Fuada dari PWNA Jatim yang menjemput kami.
Dari bandara Juanda kami dibawa ke Sidoarjo dan mampir di sebuah Rumah Makan yang cukup besar. Sup buntut hangat kupesan untuk menghangatkan badan, karena cuaca disini
kebetulan hujan cukup deras. dan segelas es jeruk untuk sekedar melarutkan lemak-lemak yang masuk.
Setelah makan selesai kami menuju ke Jember, dengan melewati jalan disekitar Porong Sidoarjo. kami melihat dalam kegelapan, (karena udah malam) tanggul-tanggul tinggi yang menahan lumpur Lapindo. Masya Allah......
Perjalanan ke Jember kami tempuh sekitar 5 jam perjalanan dengan melewati probolinggo, bangil, ...... dst.
Sampai di Universitas Muhammadiyah Jember waktu udah lewat tengah malam. kami menginap di Akademi pariwisata Unmuh Jember, yang settingnya seperti di Hotel. (untuk praktek anak-anak akpar). Sebuah kamar seperti layaknya kamar hotel, dengan kamar mandi shower, udah tersedia sabun dan sikat gigi lengkap plus handuk. Di meja telah tersedia air mineral, dan buah pir yang dibungkus rapi dengan plastik bening.
Kami berempat di kamar bersama Mbak Evi (Ketua PPNA), Herni Ramadhani, Kak Mia, dan saya sendiri. Berhubung bednya hanya dua, kami berinisiatif untuk menurunkan bed atas ke bawah.
pkl. 4.30 kami sudah terbangun. sholat subuh, mandi, dan sarapan pagi. Pkl. 08.30 acara dimulai. Acara Sosialisasi UU Anti perdagangan manusia digeral dengan Talkshow dan workshop.
Tugasku kali ini, membackup untuk notulensi dan rekam proses dengan MP4. Sementara Kak Mia, tugasnya rekam proses dengan handycam. Mbak Evi tentu saja sebagai Keeynote speech. dan herni tuk urusan berkas-berkas/makalah, dsb.
Insiden buruk terjadi, rekanku Herni sakit perut gara-gara makan cambel kepedasan semalam. Kasihan sekali, dia terbaring lemas di kamar.
Pukul 18.00 kami meninggalkan UM Jember menuju Surabaya. Seperti kemarin perjalanan di tempuh selama 5 jam. Cukup melelahkan memang. Kami sempat mampir di Toko oleh-oleh di Jember.
Tiba di Surabaya kami menginap di perumahan  ( 10 menit dari Bandara Juanda) ditempat kost-kosannya Ella (anak PWNA Jatim). Sebuah rumah bertingkat dengan kamar-kamar kost yang cukup mewah menurutku. Rumah seorang anggota Polisi di Polda Jatim.
Pkl. 05.00 kami dihantar taxi menuju Juanda. Pkl. 06.40 Wings Air yang kami tumpangi terbang menuju Jakarta. Tiba di Jakarta masih pagi. Langsung naik Damri ke Rawa mangun. Dan dengan Angkot 25 merah saya langsung ke kantor. (Soalnya ijinnya cuma satu hari saja). Kebetulan Bos saya sedang ke Kuala Lumpur sampai dengan tanggal 15/12/2007.
Alhamdulillah, sudah kembali ke Jakarta dengan selamat.

Jalan jalan ke Danau Toba


Toba lake

ya ... akhirnya sampai juga aku di Pulau Sumatera
19/12/2007 Pesawat Lion Air yang aku tumpangin mendarat di Polonia Medan,
Rombongan kami dari Jakarta berjumlah 6 orang dijemput oleh teman-teman Nasyiah Wilayah
di Bandara.
Sambil menunggu teman-teman yang lain, telah ada juga teman-teman dari Sumatera Barat yang sudah menunggu di Bus.
Kami langsung menuju ke kantor PW Muhammadiyah Medan tuk menjemput rekan-rekan PPNA yang sudah lebih awal datang di Medan. Untuk selanjutnya kami dibawa ke tempat acara Tanwir II NA, di Wisma LPMP Jl. Bunga Raya Medan.
Sungguh sebuah pengalaman yang menyenangkan, bisa menginjakkan kaki di Medan
Yang dulu hanya bisa saya lihat di Peta, dan saya ketahui ada sebuah danau yang terdalam dan terluas di dunia, yaitu Danau Toba. dimana ada sebuah pulau yang bernama Samosir.
Acara Tanwir akan berlangsung hingga tanggal 22 Nopember 2007.
Pembukaan dipusatkan di Univ. Muhammadiyah Sumatera Utara.
Selebihnya persidangan di wisma LPMP.
23/11/2007 kami menyempatkan diri ke Danau Toba, yang berjarak 5 jam dari kota Medan. dengan mengendarai mobil Kijang milik saudaranya Mbak Balqis kami ke danau Toba. Dan sempat menyeberangi hingga Pulau Samosir.
hamparan air danau yang biru, dengan deru speedboat yang kencang
terpaan angin semilir menghantar kami hingga Pulo Samosir/ Tomok.
Di sana kami sempatkan untuk beli oleh-oleh berupa kaos bertuliskan Toba Lake.
24/11/2007. kami kembali ke Jakarta.
Meski ada sedikit insiden gara-gara seorang rekan kami yang tidak bertanggungjawab meninggalkan rombongan karena yang sedang kepayang 'mabuk'.
Dengan sport jantung kami bertiga (Sanggra & Balqis)  menuju Bandara tuk chek in. Bayangkan barang-barang yang harus kami bawa buanyak sekali. punya enam orang! Kopor-kopor berat dan berbagai macam tas, kardus berisi oleh-oleh. Sampai-sampai kalo diangkut pake taksi tidak muat. Terpaksa kami sewa angkot dengan sewa 70 ribu rupiah.
dan bayangkan, 5 menit lagi check in 'close'. sementara tiket kita adalah unrefundable, dan harus jam itu juga, hari itu juga, tidak bisa maju dan tidak bisa mundur. kalau batal-ya batal. dan kita bakal kehilangan semuanya. 'hangus'.
Tak terbayangkan dech. Aku gak bisa cerita soal teman yang satu ini. Biarlah Allah dan malaikatnya saja yang tahu.
Sekedar sebuah catatan untuk  kegiatan selanjutnya telah masuk dalam daftar :"blacklist".
Itu saja komentar saya untuk rekan yang satu ini.
ya... suka dukanya .......

Monday, November 12, 2007

37 telah terlewati


12 Nopember 2007.
Tak terasa angka 37 telah terlewati
Begitu cepat dan tak terasa,
ternyata sudah kepala tiga
Rasanya baru kemarin lulus sekolah menengah
Rasanya baru kemarin menikmati keceriaan masa remaja
Tak terasa 37 telah terlewati,
dan aku masih sendiri
sementara temen-temen sekolahku
telah sibuk menyiapkan menu tuk sang suami
telah sibuk mengantar anak-anak mereka ke bangku sekolah
sementara aku?
masih sibuk dengan diri sendiri
ya....
jika teman-temanku sibuk dengan keluarganya,
maka aku sibuk dengan diriku sendiri
Tak pernah terpikir,.....
ternyata aku masih sendiri
Tak pernah terlintas
aku akan seperti ini
Dulu ketika usia menjelang 25
aku bercita-cita menjadi ibu rumah tangga
12 tahun lewat.......
aku sibuk dengan karirku.....
karir?
Aku yakin 
rezeki, jodoh, dan maut
adalah kehendakNya
Jadi, jangan salahkan....
ketika aku tak mampu menjawab sebuah pertanyaan
Berapa putranya bu?
Atau ketika aku harus ke luar kota sendirian
tiba-tiba ada pertanyaan
Tidak bersama suami bu?
atau sebuah pertanyaan yang menohok
Sudah menikah bu?
atau ketika sebuah nasehat datang dari teman chatingku
... makanya sekarang kamu harus berusaha mencari jodoh
kupikir iya juga sich ada benarnya.....
tapi kemana aku harus mencari?

Thursday, September 06, 2007

Berita duka

Siang tadi ada sms di hp ku. berita lelayu. temanku di Nasyiah Jogja, mbak Isti Wasingah meninggal dunia. Kutanyakan informasi ini ke Sekretariat NA di Jakarta, apa memang betul Mbak Isti yang bendahara PPNA ? ternyata benar.
Beliau mengalami kecelakaan dan sudah koma beberapa hari di RS Sardjito. Ya... memang usia manusia tidak pernah tahu. Itulah rahasia Ilahi.
Saya baru mendengar berita sakitnya mbak Isti Wasingah juga baru tadi, dari Fina. Rupanya baru beberapa bulan saya tidak ke Menteng, karena kesibukan tugas di kampus, berita tentang sakitnya seorang temanpun tidak sempat kuketahui. Aku justru mendengarnya ketika dia sudah tiada.
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
Semoga Allah mengampuni segala dosa dan kesalahannya serta memberikan tempat yang layak disisiNya. Amien. ( Kamis, 06-09-2007)

Thursday, July 05, 2007

Pesona Kelembutan Islam

Pengajian: Pesona Kelembutan Islam
Oleh: Ustadz Hakamsyah Lc.

Di antara akhlak Nabi Saw. yang paling menonjol, beliau adalah
pribadi yang lemah-lembut. Kesaksian semua orang yang pernah semasa
dengan beliau, menggambarkan bahwa beliau tidak pernah berkata
kasar, tidak pernah mengumpat, dan tidak pernah berlaku bengis.
Bahkan, beliau Saw. tidak pernah marah, kecuali terhadap perbuatan
yang melanggar kehormatan agama.
Dalam ungkapan yang singkat, Dr. Yusuf al-Qardhawi
mengatakan, "Barangsiapa membaca sunnah Rasul Saw., baik dalam
perkataan maupun perbuatan, maka akan menemukan pancaran
kelemahlembutan dalam berdakwah dan interaksi sehari-hari. "
Ada beberapa hikmah yang bisa kita peroleh dari perangai
lemah-lembut, seperti telah dicontohkan oleh Nabi Saw. Yaitu di
antaranya: Pertama, kelemahlembutan bisa membuat kita menjadi
pribadi yang indah. Secara garis besar, Allah Swt. mengkaruniakan
dua keindahan kepada manusia: keindahan fisik, dan keindahan
kepribadian. Manusia pada umumnya mudah terpukau oleh keindahan
fisik. Namun, keindahan fisik ini akan segera kehilangan kesan bila
tingkah-laku dan kata-katanya kasar. Di sinilah, kelemahlembutan
menjadi kunci untuk mewujudkan pribadi yang indah. Nabi Saw.
bersabda:
"Åä Çááå íÚØí Úáì ÇáÑÝÞ ãÇ áÇ íÚØí Úáì ÇáÚäÝ, æãÇ áÇ íÚØí Úáì ãÇ ÓæÇå".
"Sesungguhnya Allah memberi (keutamaan) kepada
kelemahlembutan, yang tidak diberikanNya kepada kekerasan, dan tidak
juga diberikanNya kepada (sifat-sifat) yang lain." (HR. Muslim
dari `Aisyah ra.)
Dalam kesempatan lain, Nabi Saw. bersabda:
"Åä ÇáÑÝÞ áÇ íßæä Ýí ÔíÁ ÅáÇ ÒÇäå, æáÇ íäÒÚ ãä ÔíÁ ÅáÇ ÔÇäå".
"Sesungguhnya kelemahlembutan tidak melekat pada sebuah
pribadi kecuali sebagai perhiasan, dan tidak terlepas darinya
kecuali sebagai keaiban." (HR. Muslim)
Kedua, kelemahlembutan bisa membentuk orang-orang dan
lingkungan di sekitar kita. Banyak Sahabat radhiyalLahu
ta'âlâ `anhum yang memperoleh hidayah (masuk Islam) setelah
menyaksikan pribadi Nabi Saw. yang lemah-lembut. Salah satunya:
Tsumâmah bin Atsâl ra.
Suatu hari, Tsumâmah yang masih musyrik tertangkap dalam
sebuah peperangan melawan kaum Muslimin. Ketika Nabi Saw. menjenguk
para tawanan, beliau sempat bertanya kepada Tsumâmah, "Apa yang
ingin kau katakana, wahai Tsumâmah?"
Tsumâmah menjawab, "Jika kau hendak membunuhku, hai
Muhammad, sesungguhnya kau membunuh seseorang yang memiliki pengaruh
kuat. Jika mau berbuat baik kepadaku, maka kau berbuat baik kepada
orang yang tahu berterima kasih. Dan jika kau ingin harta tebusan,
sebutkan saja berapa pun jumlahnya, pasti akan aku bayar."
Namun Nabi Saw. tidak memerintahkan untuk membunuh Tsumâmah,
atau meminta tebusan darinya. Beliau Saw. malah mengingatkan para
Sahabat ra. agar merawat Tsumâmah dan tawanan lainnya dengan baik.
Demikianlah, sampai tiga kali kesempatan Nabi Saw.
menanyakan hal yang sama kepada Tsumâmah, ia terus menantang untuk
dibunuh saja atau membayar tebusan dalam jumlah yang besar.
Setelah para tawanan tersebut dirawat hingga pulih kondisi
mereka, alih-alih mereka dibunuh atau dimintai uang tebusan; Nabi
Saw. dengan senyum mengembang malah membebaskan mereka tanpa syarat
dan menyuruh mereka untuk kembali kepada keluarga masing.
Tsumâmah pun beranjak meninggalkan Nabi Saw dan para Sahabat
ra. Namun tak lama berselang, ia kembali menghadap Nabi Saw.,
mengikrarkan keislamannya. Lalu ia berkata, "Sungguh, wahai
Rasulullah, sebelum ini tiada orang yang paling saya benci di dunia
selain anda. Tapi sekarang anda menjadi orang yang paling saya
cintai di dunia ini." (HR. Bukhari dan Muslim)
Ketiga, kelemahlembutan adalah pelindung hati dari noda dan
penyakit kalbu. Yang perlu disadari, ketika kita berkata kasar dan
mengumpat, sebenarnya kita tidak sedang merugikan orang lain. Tapi,
terlebih lagi, kita sedang menodai hati kita sendiri, mengotorinya
dengan kekasaran, serta membuatnya menjadi keras.
Suatu kali, Nabi Saw. tengah dudukbersama Aisyah ra. Lalu
melintaslah sekelompok orang Yahudi di hadapan beliau. Tiba-tiba
mereka menyapa Nabi Saw. dengan memelesetkan
ungkapan "Assalâmu'alaikum" menjadi "Assâmu `alaika"—kebinasaan
atasmu, hai Muhammad.
Mendengar serapah orang-orang Yahudi itu, Aisyah ra. naik
pitam dan balik memaki mereka. Namun Nabi Saw. segera menenangkan
Aisyah ra. dan memintanya agar tidak mengotori mulut dan hatinya
dengan kekasaran dan kebencian. Lalu beliau memberikan alasan:
"Åä Çááå ÑÝíÞ æíÍÈ ÇáÑÝÞ Ýí ÇáÃãÑ ßáå".
"Sesungguhnya Allah Swt. lembut, dan menyukai
kelemahlembutan dalam segala hal." (HR. al-Bukhari)

Lemah-lembut dalam tutur kata, lemah-lembut dalam canda,
serta lemah-lembut dalam tingkah-laku ternyata merupakan salah satu
keteladanan yang paling menonjol dalam diri Rasulullah Saw. Dan saat
ini, dalam keseharian kita, baik dalam lingkup kehidupan sosial yang
paling kecil hingga yang paling besar; betapa kita menghajatkan
keteladanan ini demi terus menjaga keseimbangan sosial yang kita
miliki. Toh Allah Swt. telah berfirman:
"Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah suri teladan
yang baik bagimu; yaitu bagi orang-orang yang mengharap (keridhaan)
Allah…" (Al-Ahzâb; 21)
Kelemahlembutan bukan indikasi ketidakberdayaan, tetapi
merupakan tanda kemampuan untuk mengendalikan diri. Sebaliknya,
kekasaran bukan tanda kekuasaan, namun tanda kerapuhan emosional dan
kelemahan kepribadian.
Pada titik singgung ini, Nabi Saw. bersabda:
"ÅÐÇ ÃÍÈø Çááå ÚÈÏÇ ÃÚØÇå ÇáÑÝÞ. æãÇ ãä Ãåá ÈíÊ íÍÑøãæä ÇáÑÝÞ ÅáÇ
ÍÑøãæÇ ÇáÎíÑ".
"Apabila Allah Swt. menyukai seorang hamba, maka Ia akan
mengkaruniainya kelemahlembutan. Dan barangsiapa dari keluargaku
yang mengharamkan/ menjauhi kelemahlembutan, maka sesungguhnya dia
telah menjauhi kebaikan." (HR. Muslim dan Abu Dawud)

Doa untuk Simbok

Ya Allah lewat Blog ini saya berdoa untuk ibu saya, nenek dan kakek saya yang telah mendahului kami.
"Allahumagfirli wali walidaya warhamhuma kama robbayani saghira"
Ya Allah ampunilah dosa-dosa kedua orangtua kami dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku diwaktu kecil.
Ya Allah,
ampunilah dosa dan kesalahan ibu saya
sayangilah dia sebagaimana dia menyayangi kami di waktu kecil
berilah dia rahmat dan kasih sayangMu
balaslah setiap kebaikan yang ia lakukan
dan ampunilah setiap titik kesalahannya
Ya Allah ampunilah dosa nenek dan kakek kami
yang telah mendahului kami
berilah mereka tempat yang layak di sisimu
berilah mereka rahmat dan kasih sayangMu
pertemukanlah kami dalam rahmatMu
Amien.

Hari yang penuh perjuangan

Rabu, 4 Juli 2007. Aku ada janji rekaman untuk acara siaran SIPITUNG (Siaran Pemuda Pilar Tunas Bangsa) di RRI Medan Merdeka pukul 10. pagi. Dari Kampus Klender aku berangkat pukul 08.30. Berarti aku ada waktu perjalanan kurang lebih 1 1/2 jam. Ternyata jalanan macet. Dari kampung melayu naik mobil 01 arah Senen. Kemudian turun di Poli. dari situ naik Bajaj bayar 7000. Sepanjang jalan sudah ditelpon oleh Mbak Iren. Katanya narasaumber Dr. Ade Hikmat sudah datang di RRI. Sampai di RRI yang lumayan telat setengah jam. Rencananya habis rekaman aku mau langsung bimbingan ke Pak Bas di Puspendik. Semua bahan proposal sudah tadi malam kuselesaikan sampai jam 11 malam.
Ternyata aku harus rekaman untuk 5 kali siaran sekaligus. Biasanya sich untuk 4 kali siaran. Selesai rekaman sekitar jam 12.30. Berarti aku ada waktu sekitar setengah jam untuk sampai di kantor pak Bas. Untung tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih.
Saya SMS pak Bas. bahwa aku akan ke kantornya. masih bolehkan? maklum jam bimbingan jam 11 s.d. jam 13.00. Aku menunggu Bus di depan RRI dengan tujuan ke arah Senen. Tak lama kemudian ada Bus besar yang lewat dan ada tulisannya Senen ...... langsung aja aku naik. Ternyata lama banget kok nggak sampe-sampe. Lalu kondekturnya nanya, emang mau kemana? mau ke Balai Pustaka.  Wah... salah. ya sudah nanti turun aja di Kebon Jeruk (maksudnya Pintu Tol Kebon Jeruk). karena memang Busnya sudah masuk jalan Tol. 
Sebenarnya aku agak ragu-ragu ... kok nggak sampai-sampai. e... ternyata salah naik mobil.
Sampai di Pintu tol Kebon Jeruk aku kemudian ditunjukkan jalan oleh seorang perempuan arah mana yang harus kutuju untuk kembali ke arah Senen. Melalui jalanan yang menanjak ke arah jalan Tol dan harus "mbrobos" pagar besi jalanan, akhirnya aku sampai juga ke pintu tol arah sebaliknya. dan tentu saja dengan bertanya-tanya sana-sini. kebetulan ada seorang mahasiswa dari Universitas yang ada di Kebon Jeruk, aku ditunjukkan jalan tersebut. Alhamdulillah. masih ada orang baik yang nunjukin jalan.
Tiba-tiba SMS berbunyi, Pak Bas SMS : Jam 13.30 dia ada meeting. kalo ndak sempat ketemu, bimbingannya di Kampus aja." ya syukurlah. Aku balas SMS pak bas. Iya pak. saya malah nyasar jalan salah naik mobilnya. bimbingannya di kampus aja dech. tks.
Akhirnya kuputuskan untuk kembali ke Kampus Klender, dan aku naik bus ke arah Kp. Rambutan yang lewat UKI Cawang. karena mobilnya lewat jalan Tol terus, akhirnya di UKI pun turun dinya juga di pinggir pintu tol. dan sekali lagi aku harus "mbrobos" pagar pembatas jalan. Untung ada mbak-mbak juga yang juga lewat jalan yang sama. dan menunjukkan aku jalan mana yang harus aku lalui.
Kalau ingat kejadian itu ..... masya Allah. serem juga ya. celingak-celinguk sendirian cari jalan. untuk ada barengan.. alhamdulillah.
Sampai di Klender, masih banyak pekerjaan yang menumpuk. dan juga ada sedikit terjemahan yang harus kuterjemahkan. Ya beberapa lembar sich. dan lumayan Alhamdulillah bisa untuk bayar listrik, gas, telepon dan PAM bulan ini.
"Terimakasih ya Allah atas karuniaMu kepada hamba hari ini"

Thursday, June 21, 2007

Konsultasi ke 2


Hari Rabu, Pukul 11.00 - 13.00
adalah jadwal yang diberikan Pak Bas untuk bimbingan Thesis di kantornya.
Pukul 11. 15 aku baru berangkat ke Kantor Pak Bas yang terletak di Gunung Sahari,
tepatnya di Kantor Puspendik Depdiknas.
Ketika aku sampai di kantor Pak Bas, beliau sedang makan siang, karena memang waktunya makan siang, yaitu pukul 12.30.
Lalu aku SMS pak Bas, bahwa aku sudah menunggunya.
Tak lama kemudian, datang kakak kelasku yang juga bimbingan dengan Pak Bas.
Namanya Mikha. Kami menunggu tidak lama, karena sebentar kemudian Pak Bas muncul.
Bimbingan dengan Pak Bas, alhamdulillah berjalan lancar. Variabel penelitian yang kuajukan, katanya masih perlu ditambah. Paling tidak empat variabel. Kalau lebih juga lebih bagus.
Kemudian analisis jalurnya juga harus diubah model konstelasinya.
Ya.... saya menurut ikuti beliau.
dua minggu lagi adalah jadwal konsultasi berikutnya.
berarti, 4 Juli 2007.
Konsultasi hari ini berjalan lancar.
ada satu keyword yang kuingat dari pak Bas
Motivasi...........................

News from South of Kalimantan


News from South of Kalimantan
My old friend send me message. He asked me about my email address.
I send him my email address.
Now, I can contact him by YM. I can share with him about my experience.
Yes, everything about life, I think.



foto dengan temen-temen

Sunday, April 29, 2007

tawaran job

Sabtu kemarin, dosen pengganti pak pranata udah mulai masuk. Namanya pak Heru.Beliau baru pulang dari Amrik delapan bulan yang lalu. dan udah 12 tahun menetap di Amrik. S2 dan S3 diselesaikan di sana. Beliau menyebut dirinya sebagai Direktur Bank Soal. Maksudnya Bank Persoalan. hee.   hee... hee.
Untuk urusan soal-soal Ujian beliau ini Kepalanya. oh ya Beliau mengampu mata kuliah Pengembangan Instrumen.
hari pertama sich masih perkenalan.
Dia menawarkan kepada para mahasiswa untuk magang di tempatnya. side job lah. 10 jam per minggu. Untuk mahasiswa yang menguasai bahasa Inggris, Bahasa Indonesia.
Sebenarnya tawaran ini menarik buatku. Tapi, sepertinya aku belum sanggup menerima tawaran ini. Aku ingin konsentrasi ke kuliahku dulu.
Disamping itu pekerjaan di kantorku juga banyak. Takut terbengkalai.
Tapi ada baiknya dipikirkan juga .... lho....

Thursday, April 12, 2007

jodoh dan kedewasaan

Hakekat Perkawinan - Sekedar Kutipan:





Untuk Suami & Istri
Pernikahan ataupun Perkawinan Membuka Tabir Rahasia
Suami yang menikahi kamu,
Tidaklah Semulia Muhammad,
Tidaklah Setakwa Ibrahim,
Pun Tidak Setabah Ayub,
Ataupun Segagah Musa,
Apalagi Setampan Yusuf,
Justru Suamimu
Hanyalah Pria Akhir Zaman
Yang Punya Cita-Cita
Membangun keturunan yang soleh
Pernikahan ataupun Perkawinan Mengajari Kita Kewajiban Bersama
Suami Menjadi Pelindung, Istri penghuninya
Suami Nahkoda kapal, Istri Navigatornya
Jika Suami balita yang nakal, maka Istrilah penuntun kenakalannya
Saat Suami menjadi Raja, Istri menikmati Anggur Singgasananya
Seandainya Suami masinis yang lancang, Sabarlah memperingatkannya,
Pernikahan ataupun Perkawinan mengajarkan kita perlunya Iman dan Takwa
Untuk belajar meniti Sabar & Ridho
Karena memiliki Suami yang tak segagah mana
Ataupun Istri yang tak secantik siapa
Justru kau akan tersentak dari Alpa
Istri yang kau nikahi
Bukanlah Khadijah yang begitu sempurna didalam menjaga
Pun Bukanlah Hajar yang begitu setia dalam sengsara
Istri yang kau nikahi
Cuma Wanita akhir zaman yang berusaha menjadi soleh....

Jodoh dan Kedewasaan Kita

Jodoh adalah problema serius, terutama bagi para
Muslimah. Kemana pun mereka melangkah,
pertanyaan-pertanyaan "kreatif" tiada henti
membayangi. Kapan aku menikah? Aku rindu seorang
pendamping, namun siapa? Aku iri melihat wanita muda
menggendong bayi, kapan giliranku dipanggil ibu? Aku
jadi ragu, benarkah aku punya jodoh? Atau
jangan-jangan Tuhan berlaku tidak adil?

Jodoh serasa ringan diucap, tapi rumit dalam realita.
Kebanyakan orang ketika berbicara soal jodoh selalu
bertolak dari sebuah gambaran ideal tentang kehidupan
rumah tangga. Otomatis dia lalu berpikir serius
tentang kriteria calon idaman. Nah, di sinilah segala
sedu-sedan pembicaraan soal jodoh itu berawal. Pada
mulanya, kriteria calon hanya menjadi 'bagian
masalah', namun kemudian justru menjadi inti
permasalahan itu sendiri.

Di sini orang berlomba mengajukan "standardisasi"
calon: wajah rupawan, berpendidikan tinggi, wawasan
luas, orang tua kaya, profesi mapan, latar belakang
keluarga harmonis, dan tentu saja kualitas keshalihan.


Ketika ditanya, haruskah seideal itu? Jawabnya ringan,
"Apa salahnya? Ikhtiar tidak apa, kan?" Memang, ada
juga jawaban lain, "Saya tidak pernah menuntut. Yang
penting bagi saya calon yang shalih saja." Sayangnya,
jawaban itu diucapkan ketika gurat-gurat keriput mulai
menghiasi wajah. Dulu ketika masih fresh, sekadar
senyum pun mahal.

Tidak ada satu pun dalih, bahwa peluang jodoh lebih
cepat didapatkan oleh mereka yang memiliki sifat
superior (serbaunggul). Memperhitungkan kriteria calon
memang sesuai sunnah, namun kriteria tidak pernah
menjadi penentu sulit atau mudahnya orang menikah.
Pengalaman riil di lapangan kerap kali
menjungkirbalikkan prasangka-prasangka kita selama
ini.

Jodoh, jika direnungkan, sebenarnya lebih bergantung
pada kedewasaan kita. Banyak orang merintih pilu,
menghiba dalam doa, memohon kemurahan Allah, sekaligus
menuntut keadilan-Nya. Namun prestasi terbaik mereka
hanya sebatas menuntut, tidak tampak bukti kesungguhan
untuk menjemput kehidupan rumah tangga.

Mereka bayangkan kehidupan rumah tangga itu indah,
bahkan lebih indah dari film-film picisan ala bintang
India, Sahrukh Khan. Mereka tidak memandang bahwa
kehidupan keluarga adalah arena perjuangan, penuh liku
dan ujian, dibutuhkan napas kesabaran panjang, kadang
kegetiran mampir susul-menyusul. Mereka hanya siap
menjadi raja atau ratu, tidak pernah menyiapkan diri
untuk berletih-letih membina keluarga.

Kehidupan keluarga tidak berbeda dengan kehidupan
individu, hanya dalam soal ujian dan beban jauh lebih
berat. Jika seseorang masih single, lalu dibuai
penyakit malas dan manja, kehidupan keluarga macam apa
yang dia impikan?

Pendidikan, lingkungan, dan media membesarkan generasi
muda kita menjadi manusia-manusia yang rapuh. Mereka
sangat pakar dalam memahami sebuah gambar kehidupan
yang ideal, namun lemah nyali ketika didesak untuk
meraih keidealan itu dengan pengorbanan. Jika harus
ideal, mereka menuntut orang lain yang menyediakannya.
Adapun mereka cukup ongkang-ongkang kaki. Kesulitan
itu pada akhirnya kita ciptakan sendiri, bukan dari
siapa pun.

Bagaimana mungkin Allah akan memberi nikmat jodoh,
jika kita tidak pernah siap untuk itu? "Tidaklah Allah
membebani seseorang melainkan sekadar sesuai
kesanggupannya." (QS Al Baqarah, 286). Di balik
fenomena "telat nikah" sebenarnya ada bukti-bukti
kasih sayang Allah SWT.

Ketika sifat kedewasaan telah menjadi jiwa, jodoh itu
akan datang tanpa harus dirintihkan. Kala itu hati
seseorang telah bulat utuh, siap menerima realita
kehidupan rumah tangga, manis atau getirnya, dengan
lapang dada.

Jangan pernah lagi bertanya, mana jodohku? Namun
bertanyalah, sudah dewasakah aku?

Wallahu a'lam bisshawaab.











 

Monday, April 09, 2007

Sendiri

Adikku memutuskan untuk kembali ke kampung menemani ayahku yang sendiri, sejak kepergian Simbok. 
Dan kini aku menempati rumah kontrakanku yang cukup luas (menurutku) sendirian. Rumah itu terdiri dari dua kamar yang cukup besar.
ruang tamu, ruang tengah, dapur, dan kamar mandi. Jika malam, semua lampu kunyalakan semua, dan TV pun kunyalakan sampai pagi.
Rasanya menempati rumah itu sendirian terlalu besar untukku. Padahal baru 5 bulan aku menempati rumah itu.
Rencanaku 5 bulan yang lalu, ketika aku memutuskan untuk mengontrak rumah ini adalah, aku tinggal berdua dengan adikku.
Dan dia mempunyai rencana untuk membuka praktek akupuntur di rumah tsb. Satu persatu peralatan dia beli. tinggal beli tempat tidur untuk kamar periksa.
Tapi belum ada uang. 
Sekarang rencana itu tinggal kenangan. Adikku kembali ke kampung menemani ayahku.
Ternyata hidup sendiri itu .... ada perasaan-perasaan yang muncul...
Aku membayangkan ayahku... sekarang sendiri,
anaknya cuma 2 orang
aku anak terbesar yang harus berjuang, bekerja untuk hidup dan kuliah
adikku anak terkecil yang saat ini menemani ayahku...
aku tak bisa bayangkan...
kehidupan di desa...
kalau tidak punya pekerjaan... sangat susah
Ya Allah lindungilah ayah dan adikku di kampung
mudahkan urusannya, lancarkan rizkinya
sejahterakanlah hidupnya ya Allah.
Amien ya Robbal 'alamin. 

www.rumahbeasiswa.com

Monday, April 02, 2007

Innalillahi wainna ilaihi raji'un

 Rabu, 21 maret 2007
Sekitar pukul 11.30 sepupuku menelponku mengabarkan bahwa Simbok meninggal. Tak terasa air mataku mengalir tak terbendung, dan suaraku tercekat. Susah aku tuk bicara. Innalillahi wainna ilaihi raji'un. Niatku untuk pulang ke klaten setelah gajian bulan Maret, ternyata aku harus pulang lebih cepat. Ibuku meninggal.
Aku segera menelepon kepala kantorku dan mengabarkan berita duka ini. Dan dengan segala kebaikan Pimpinan fakultasku, akhirnya siang itu juga aku terbang ke Jogja. Dengan Batavia Air, aku dan adikku berurai airmata, dan berharap aku dapat menyaksikan jasad terakhir Simbok. Telepon dari Klaten terus berdering sepanjang perjalanan menuju bandara, dan aku katakan Tolong tunggu kami, kami sedang di bandara, sambil menangis memohon agar kami ditunggu. 45 menit perjalanan di udara, terasa begitu lama. akhirnya aku dan adikku tiba di Bandara Adi Sucipto Jogjakarta. Begitu tiba di Bandara langsung kupesan taksi segera meluncur ke Karanganom. Dan kucoba telepon ke kampung, tuk memastikan, bahwa kami telah datang dan menanyakan tentang Simbok.
Ternyata, Simbok sudah dikuburkan.
Meski sedih, kucoba tuk tabahkan hati, bagaimanapun ibuku telah diurus dengan sebaik-baiknya sebagaimana layaknya. Dari memandikan, mengafani, menyolatkan, dan menguburkan telah dilakukan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat di kampungku.
Setiba dirumah, langsung kupeluk ayahkudan kubersimpuh dihadapannya sambil memohon maaf. Tak terbendung suah airmata ini.
Hari ini adalah hari duka cita bagiku.
Simbok yang sangat kucintai telah pergi menghadap Illahi
Aku belum mampu untuk membahagiakan selama hidupnya
Sekarang hanya doa yang dapat kupanjatkan untuk ibuku tercinta
Semoga Allah mengampuni segaladosa dan kesalahannya
dan menerima semua amal kebaikannya
dan menempatkan di dalam kasih dan sayangNya.
Robbigfirli waliwalidaya warhamhuma kama robbayani shoghira.
SMS duka cita dan belasungkawa memenuhi HPku
Surat duka cita dan kunjungan teman-teman memberikan ucapan duka cita
menjadi penghibur dalam duka ini, setidaknya aku tidak sendiri
banyak teman-teman yang bersimpati
banyak doa-doa mengalir dengan tulus untuk Simbok
Semoga husnul khatimah.
Karanganom, 21 Maret 2007

Friday, March 09, 2007

belajar jadi editor

selama kurang lebih seminggu ( 25-2-07 sd 2-03-070 aku mengikuti diklat editor buku yang diadakan oleh PUSGRAFIN bertempat di HT. Graha Dinar, Cisarua, Puncak.
banyak ilmu yang saya dapatkan dengan mengikuti pelatihan ini. selain itu saya banyak kenal dengan orang-orang pinter, Doktor-doktor muda yang bersahaja dan rendah hati serta tidak sombong. mereka ramah-ramah. disamping itu banyak juga kenalan editor dari university press. ada mbak rikrik dari ITB Press, bu Dr. Endang dari STIS Bandung, Pak Sarifudin anwar, Dr dari UNP Padang, Dr. Ice dari UNP Padang, Pak Arif dari Banten, mbak Dewi dari wonogiri, mbak ika dari UGM, dll. yang tidak dapat saya sebut namanya mereka datang dari Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan.

Wednesday, January 24, 2007

My Diary

13-Jan-2007 : 12:21:32
He sent message "Is bapakmu jangan kamu suruh ke Jakarta dulu aku belum siap"
(aku mulai bertanya-tanya ada apakah ini? Timbul keraguan dalam diriku! kucoba ber husnudzon kepadanya. masa sich dia nggak serius, lha wong kemarin kita berdua sudah belanja-belanja di Tanah Abang untuk acara lamaran kok.. dan rencananya sore ini sepulang kuliah mau beli sepatu......)

13-Jan-2007 : 18:53:29
He sent message " Is saya ada urusan saya tdk antar mohon maaf"
(keraguanku muncul kembali......... berarti sore ini tidak jadi beli sepatu...)

14-Jan-2007 : 02:00:01
ku bermunajat padaNya
"Ya Allah jika dia jodohku mudahkan dan dekatkan, jika bukan jauhkan sejauh-jauhnya dan berilah aku pengganti yang lebih baik darinya dan yang engkau Ridhoi"

15-Jan-2007 : 08:07:05
Sekali lagi ku bermunajat di waktu Dhuha ini."Ya Allah jika dia jodohku mudahkan dan dekatkan, jika bukan jauhkan sejauh-jauhnya dan berilah aku pengganti yang lebih baik darinya dan yang engkau Ridhoi"

15-Jan-2007:09:45:14
He sent message " Assalamu'alaikum is mohon doa & tawakal saya jadi ragu dan enggan untuk ke arah sana mohon kesabaran dan maaf. T.....k

(Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah atas jawaban keraguanku............) Secepat itu aku mendapatkan jawaban.

Lalu bagaimana dengan orangtuaku? Alasan apa yang akan kusampaikan padanya mengenai pembatalan rencana pernikahan ini? dan juga kepada saudara-saudaraku di kampung?
Aku belum berniat memberitahukan ini kepadanya, khawatir kekecewaan orangtuaku dan kesedihannya mendengar kabar buruk ini.

Sunday, January 21, 2007

Ng"MC" di Cianjur



aku sedang ng"MC" di Desa Bina Kasih, Cianjur dalam acara Baksos FMIPA UHAMKA Jakarta

TAHUN BARU HIJRIYAH 1428H


Tahun Baru 1428 H ini kuawali dengan mengikuti kegiatan Bakti Sosial di Desa Binakasih, Cianjur. Bersama dengan Pimpinan Fakultas MIPA UHAMKA, dosen serta mahasiswa mengadakan kegiatan di sana. Kami berangkat dari Jakarta Pukul 06.00. Aku kebagian tugas sebagai MC.

Tuesday, December 26, 2006

namaku masih sama


namaku masih sama SEKAR MENUR. Saat ini aku sedang berjuang untuk membiayai Kuliah S2 serta membiayai hidupku di kota metropolitan, yang sebenarnya ingin kutinggalkan setelah aku menyelesaikan S1 di kota ini. Tapi ternyata aku betah disini dan melanjutkan kuliah di S2. Sebenarnya aku pingin tinggal bersama ibu dan ayahku di desaku tercinta. ..
Powered By Blogger